ICMI Dorong Magelang Memiliki Pemimpin yang Terbaik

89
FGD : Para peserta FGD yang diselenggarakan ICMI Orda Magelang berfoto bersama usai kegiatan di Aula Fikes Kampus II, kemarin. (HUMAS UMM)
FGD : Para peserta FGD yang diselenggarakan ICMI Orda Magelang berfoto bersama usai kegiatan di Aula Fikes Kampus II, kemarin. (HUMAS UMM)

MUNGKID– Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Magelang mendorong hadirnya pemimpin yang terbaik untuk Kabupaten Magelang dalam Pilkada mendatang. Sesuai falsafah dasar ICMI, diharapkan pemimpin yang hadir nanti mampu memiliki pandangan sama dengan ormas Islam dan anggota–anggotanya serta mengembangkan menjadi gagasan yang selaras dengan dengan ajaran Alquran dan Assunah.

Hal tersebut diungkapkan Ketua ICMI Orda Magelang Dr Suliswiyadi MAg saat ditemui pada acara Focus Group Discussion (FGD) II dengan tema “Mencari Pemimpin Terbaik untuk Kabupaten Magelang” di Aula Fikes Kampus 2 UM Magelang, Sabtu (11/11). Sulis menambahkan, problematika kewilayahan dalam konteks kepemimpinan yang mendasar berhadapan dengan persoalan–persoalan terkait dengan harapan dan tuntutan masih saja menjadi persoalan pelik yang harus diselesaikan.

“Sebagai kumpulan para cendekiawwan, ICMI turut berkontribusi mewujudkan masyarakat agar mempunyai pemimpin yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat khususnya di Kabupaten Magelang,” ujar Sulis.

Dia menambahkan, FGD ini digelar untuk menyambut Pilkada serentak yakni Pilgub Jawa Tengah dan Pilbup Magelang 27 Juni 2018 mendatang. FGD juga untuk membahas mengenai gambaran pemimpin ideal yang mampu mengemban amanah untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat serta menegakkan amar ma’ruf nahi munkar di Kabupaten Magelang. FGD menghadirkan narasumber Drs Hasyim Affandi (Bupati Magelang 1999–2004) dan Drs Mashuri Maschab (analisis politik UGM).

“Drs. Hasyim Affandi dihadirkan karena pernah menjabat sebagai bupati dalam dua periode yakni kepala daerah Kabupaten Magelang dan Kabupaten Temanggung, sedangkan Drs Mashuri Maschab pernah menjabat Rektor UM Magelang dan menjadi Kepala Biro Kemendikbud RI. Sumbangan pemikiran beliau berdua tentu akan lebih menghangatkan diskusi ini,” tandas Sulis.

Hasyim menyampaikan materi dengan topik Memilih Kepala Daerah yang Amanah dengan Program Kerja yang Progresif. Sedangkan Mashuri antara lain menyampaikan, dalam mencari pemimpin harus sejalan dengan visi pemimpin dan yang dipimpin, karena pemimpin adalah cerminan yang dipimpin. “Kita harus berani ngedan, berani mengambil resiko agar tidak ada lagi money politic,” ujar Mashuri. (vie/sct)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here