Hari Ini, Jalan ke Dieng Ditutup

Ditutup Selama 5 Hari

77
JELANG DITUTUP: Petugas Polres Wonosobo mengatur lalu lintas di jalur jembatan dari arah Wonosobo menuju Dataran Tinggi Dieng. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)
JELANG DITUTUP: Petugas Polres Wonosobo mengatur lalu lintas di jalur jembatan dari arah Wonosobo menuju Dataran Tinggi Dieng. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)

WONOSOBO – Wisatawan dan warga yang hendak menuju Dieng pada 13 hingga 17 Nopember 2017 diimbau untuk menggunakan angkutan umum. Sebab jalan menuju Dieng ditutup total karena ada pengerjaan pengecoran jalan yang longsor di Sitieng Kecamatan Kejajar. Selama ini, jalur tersebut diberlakukan buka tutup dikarenakan masih menggunakan jembatan darurat.

Kasatlantas Polres Wonosobo AKP SS Udiono melalui Kanit Dikyasa Iptu Suriyanto menyatakan, penutupan jalan tersebut sudah sesuai jadwal pembangunan. “Berdasarkan hasil rapat semua pemangku kepentingan pada Selasa, 7 November lalu di Kantor BPT Binamarga, sudah diputuskan jadwal baru proses pembangunan jalur Dieng ruas Sitieng,” katanya.

Dijelaskannya, pengecoran jalan akan berlangsung selama 5 hari. Untuk itu warga maupun wisatawan yang hendak menuju ke Dataran Tinggi Dieng disarankan menggunakan angkuta umum.

“Untuk hari Senin hingga jumat besok (13-17 November 2017) akan dilakukan pengerjaan pengecoran plat dan balok jalan. Pada saat itu, jalan akan kami tutup total untuk kendaraan baik roda 2 maupun roda 4,” lanjut Suriyanto. Bila pengerjaan berjalan sesuai rencana, pada Sabtu (18/11), jalan sudah kembali normal.

Disinggung mengenai kepadatan kendaraan yang mungkin terjadi, Suriyanto menyampaikan, pihaknya bersama pemangku kepentingan lain sudah mempertimbangkannya. “Makanya kami memilih hari Senin hingga Jumat di mana jumlah pengunjung Dieng tidak begitu banyak. Diharapkan pada saat hari Sabtu, jalan sudah normal dan tidak terjadi kemacetan pada saat weekend, ” jelasnya.

Mengenai jadwal selanjutnya, pada Desember 2017, jalan akan kembali ditutup untuk kepentingan pembongkaran jembatan sementara. “Pada tanggal 1 hingga 15 Desember 2017, rencananya jalur akan ditutup lagi untuk pembongkaran jembatan. Sehingga pada saat libur Natal dan Tahun Baru, jalur Dieng sudah sepenuhnya aman dan bisa dilewati dengan lancar,” kata Suriyanto.

Selama penutupan, masyarakat yang hendak bepergian ke Dieng menggunakan kendaraan pribadi bisa mengambil rute alternatif lewat Banjarnegara-Karangkobar-Batur-Dieng. Atau jalur alternatif lain lewat Singamerta Kecamatan Sigaluh-Pagentan-Batur-Dieng. Jika tetap melalui jalur utama Kejajar, bisa transit dan menitipkan kendaraan di gardu pandang Desa Tieng. Selanjutnya bisa naik angkutan umum atau ojek di seberang lokasi proyek. (ali/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here