Duh, Izin Belum Beres

165
HARUS FOKUS: Tim PSIS Semarang dituntut untuk tetap fokus menjalani persiapan ditengah ketidakpastian jadwalbabak delapanbesar Grup Y. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HARUS FOKUS: Tim PSIS Semarang dituntut untuk tetap fokus menjalani persiapan ditengah ketidakpastian jadwalbabak delapanbesar Grup Y. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BANDUNG – Kontestan Grup Y babak delapan besar Liga 2 kembali dibuat was-was. Maklum saja, setelah batal digelar di Cikarang muncul kabar operator PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum mengantongi izin menggelar laga perempat final tersebut di Kota Bandung.

Setelah batal digelar di Cikarang, LIB memutuskan babak delapan besar Grup Y digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) 15-21 November besok. Namun dengan kenyataan belum keluarnya izin, bisa jadi pelaksanaan akan kembali menuai kendala.

“Sampai malam ini (kemarin malam, red) kami belum mendapat kabar mengnai perizinan. Namun karena operator sudah mengeluarkan surat resmi terkait pemindahan venue dan perubahan jadwal ya kita ikuti saja,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Tiga kontestan Grup Y yaitu Persebaya Surabaya, PSPS Riau dan PS Mojokerto Putra pada Minggu (12/11) kemarin telah bertolak ke Bandung. Sementara PSIS sendiri memutuskan hari (13/11) ini menuju ke Kota Kembang.

Terkait pelaksanaan, Liluk berharap tidak ada perubahan lagi. Pihaknya berharap operator bisa segera menuntaskan masalah perizinan sehingga laga Grup Y bisa digelar di Bandung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Kalau ada perubahan lagi tentunya energi tim-tim kontestan sudah terbuang percuma. Selain itu secara finansial juga sangat memberatkan karena kami harus pindah-pindah Kota. Makanya kami berharap bisa digelar di Bandung,” lanjut Liluk.

Sementara dari sisi teknik, ketidajelasan jadwal serta venue pelaksanaan delapan besar dinilai head coach PSIS Subangkit sudah cukup membuat kacau program persiapan mereka menghadapi babak krusial tersebut.

Apalagi selama di Cikarang kemarin, tim berjuluk Mahesa Jenar cukup direpotkan masalah tempat latihan sehingga cukup mengganggu persiapan Haudi Abdillah dkk. Sesampainya di Bandung hari ini, coach Subangkit akan langsung menggeber latihan untuk anak asuhnya.

”Program latihan tentunya juga kacau karena jadwal tidak jelas, dan kami berada di daerah cukup sulit mencari tempat latihan. Tapi sebisa mungkin kami tetap berusaha menjaga kondisi anak-anak agar bisa tetap maksimal,” beber coach Subangkit. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here