Cetak Rekor MURI

107
SENAM SEHAT : Bupati Demak HM Natsir memimpin senam sehat dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-53 di halaman Setda Pemkab Demak kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SENAM SEHAT : Bupati Demak HM Natsir memimpin senam sehat dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-53 di halaman Setda Pemkab Demak kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Senam sehat menjadi salah satu cara untuk mendorong perilaku hidup sehat. Dengan demikian, jika jiwa raga sehat bisa menjadikan keluarga juga sehat jasmani dan rohani.

Demikian disampaikan Bupati Demak HM Natsir di sela memimpin senam bersama yang diikuti elemen organisasi perangkat daerah (OPD) dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-53 di halaman Setda Pemkab Demak, kemarin. Senam bersama ini dilakukan secara serentak se-Indonesia dan dicatatkan dalam Rekor MURI.

Bupati menyampaikan, senam masal merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Karena itu, senam seperti itu harus dilakukan secara terus menerus sehingga membuat sehat. “Dengan melakukan senam secara rutin dapat mencegah berbagai penyakit,” katanya.

Bupati juga menegaskan, setiap orang berhak memperoleh layanan kesehatan dan edukasi kesehatan. “Ini untuk mendorong masyarakat agar hidup sehat. Ajaklah mereka untuk hidup sehat, termasuk cek kesehatan dan ajari mereka dengan pola hidup sehat. Kebersihan lingkungan juga menjadi cara bagaimana hidup sehat. Dengan demikian, hidup akan seimbang,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Demak, Guvrin Heru Putranto mengatakan, senam sehat yang diikuti melebihi target peserta (lebih dari 600 orang) ini bisa menjadi cara menghindari penyakit, termasuk penyakit diabetes akibat pola gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat.

“Kami juga terus berupaya memaksimalkan sedekah jamban bagi warga untuk mendorong pola hidup sehat. Bahkan, sedekah jamban ini sudah menjadi tren nasional untuk mempercepat Indonesia bebas buang air besar sembarangan (BABS) pada 2019 mendatang,” katanya didampingi dr Anggoro.

Di Demak, sejak ada sedekah jamban akses warga untuk jamban sehat sudah mencapai 86,72 persen dengam merambah 53 desa dari sebelumya hanya 31 desa. “Saat ini masih sekitar 45.700 belum punya akses jamban,” ujarnya. (hib/sct/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here