Teruskan Jasa Pahlawan, Berikan Layanan Optimal

171
KENANG PAHLAWAN : Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, saat melaksanakan upacara Peringatan Hari Pahlawan, di Alun-alun Kajen, kemarin. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
KENANG PAHLAWAN : Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, saat melaksanakan upacara Peringatan Hari Pahlawan, di Alun-alun Kajen, kemarin. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

KAJEN – Perjuangan para pahlawan harus tetap diteruskan. Salah satunya sebagai kepala daerah, harus bisa melayani masyarakat sebaik-baiknya. Memberikan pelayanan yang optimal.

“Mengenang para pendahulu kita, pahlawan dan perintis kemerdekaan, para pendiri Republik Indonesia, mereka dengan segenap pemikiran, tindakan dan gerakan perjuangan kolektif yang mereka lakukan. Karena perjuangan mereka, bangsa Indonesia bisa menikmati hidup sebagai bangsa yang merdeka,” ungkap Bupati Asip pada upacara peringatan Hari Pahlawan, di Alun-alun Kajen Jumat (10/11) kemarin.

Bupati Asip juga mengatakan bahwa semua yang bisa menikmati hidup, di bumi Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bangsa yang sederajat dengan bangsa lain, bangsa yang menyadari tugas sejarahnya untuk menjadikan kemerdekaan sebagai jembatan emas bagi terwujudnya Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Menurutnya setelah kemerdekaan diraih, maka tahapan selanjutnya adalah bangsa Indonesia harus bersatu untuk bisa memasuki tahapan bernegara selanjutnya yakni berdaulat, adil, dan makmur. Seperti amanat Bung Karno, bangsa Indonesia harus menghormati jasa pahlawannya. Tanpa pengorbanan dan perjuangan para pahlawan dan perintis kemerdekaan, tidak akan ada gagasan besar untuk mendirikan sebuah negara yang bernama Republik Indonesia.

“Bung Karno pernah menegaskan, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Kalimat singkat dari Bung Karno ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi kita semua. Tanpa pengorbanan dan perjuangan para pahlawan dan perintis kemerdekaan, tidak akan ada gagasan besar untuk mendirikan sebuah negara yang bernama Republik Indonesia,” kata Asip.

“Hanya dengan revolusi mental yang positif, optimis dan sadar riwayat kita sebagai bangsa yang merdeka, berdaulat dan terbuka kita menyelami tantangan dan persoalan yang kita hadapi bersama dengan semangat persatuan di dalam kesetaraan seluruh anak bangsa tanpa diskriminasi,” tegas bupati. (thd/zal)
Bupati Asip juga menegaskan bahwa saat ini, adalah saatnya bangsa Indonesia menuntaskan perjuangan para pahlawan, untuk membangun bangsa dengan sikap mental positif dan konstruktif. Agar Indonesia menjadi bangsa yang merdeka,maju, berdaulat dan terbuka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here