33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Terima Kasih Para Pahlawan !

Another

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

SALATIGA – Ratusan siswa SMA N 3 Salatiga berkirim surat terima kasih kepada para pahlawan saat memperingati Hari Pahlawan, Jumat (10/11). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Sekolah Terbuka Pangeran Diponegoro yang diadakan Korem 073 Makutarama di Aula SMA N 3 Salatiga.

Komandan Korem 073 Makutarama Kolonel Inf Joni Pardede didampingi Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris memimpin sekolah terbuka tersebut. Kegiatan diawali dengan orasi kepahlawanan oleh Haris dan Joni. Kegiatan dilanjutkan dengan penulisan surat ucapan terima kasih para siswa kepada para pahlawan, diteruskan dengan pembacaan surat oleh salah satu siswi.

Tamara yang ditunjuk secara khusus menulis surat kepada RA Kartini. “Ibu RA Kartini, saya sangat berterima kasih kepada ibu karena jasa ibu tidak terhingga. Jika tanpa perjuangan emansipasi ibu, mungkin kita tidak bisa menuntut ilmu sebagaimana para kaum pria. Saya berjanji akan bersungguh-sungguh dalam belajar untuk meneruskan perjuangan ibu,” urai Tamara membacakan suratnya.

Adapun ratusan surat terima kasih kepada para pahlawan tersebut semua berperangko gambar Pangeran Diponegoro. Para siswa bebas memberikan alamat surat yang dituju, mulai dari bapak, ibu, hingga kakak dan saudara mereka.

Dalam orasinya, Haris mengajak para siswa menginspirasi semangat Pangeran Diponegoro. “Yang paling penting dalam diri beliau adalah, beliau adalah seorang yang sangat religius. Nilai-nilai pengabdian kepada Allah yang mendasari semangatnya sehingga memiliki energi dan spirit yang tak pernah padam dalam menghadapi kolonial,” tutur Haris. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

More Articles Like This

Must Read

Bos PT SDBA Gagal Dituntut

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Perkara kepemilikan mercuri ilegal yang menjerat Direktur Utama PT Sumber Dana Berkah Abadi (PT SDBA), Teti Sumiati, tak kunjung usai disidangkan di Pengadilan...

Selfie di Tepi Rel, Disambar KA Cepat

PURWOREJO—Seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Purworejo, tersambar kereta api cepat pada Rabu (6/12) sore. Penyebabnya, diduga korban tak sadar ada kereta api...

Transportasi Umum Masih Menyiksa Difabel

TRANSPORTASI umum di Kota Semarang dinilai belum ramah terhadap difabel. Beberapa shelter Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang bahkan dinilai cukup menyiksa para difabel...

Motif Pembunuhan Masih Misterius

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Motif pelaku IB, 16 dan DIR, 15, warga Semarang Selatan untuk merampok dan membunuh sopir Grab Car, Deny Setyawan masih misterius....

Odong Odong Dilarang Beroperasi di Jalan Raya

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Satlantas Polres Demak bertindak tegas terhadap kendaraan modifikasi termasuk jenis odong-odong. Kendaraan yang memiliki gerbong untuk menampung penumpang sebanyak-banyaknya mirip kereta...

Dominasi Permainan, PSIW Kalah Lagi

WONOSOBO – Tim sepak bola kebanggaan Wonosobo PSIW U-17 menjamu Persibangga U-17 di Stadion Kolodete Kalianget, Rabu (29/3). Laga kandang dalam kompetisi Liga Soeratin...