Ratusan Orang Ikut Deklarasi Kebangsaan

150
Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi. (istimewa)
Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi. (istimewa)

SEMARANG – Ratusan peserta bakal ikut dalam deklarasi kebangsaan di Pantai Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Purworejo, besok, Minggu (12/11). Mereka berkomitmen dan siap untuk menjaga keutuhan NKRI dari berbagai ancaman.

Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi secara langsung akan membacakan teks deklarasi kebangsaan. Setelah itu, nanti akan dilanjutkan dengan penandatanganan pada selembar kain sepanjang 10 meter. Seluruh pejabat dari Gubernur Ganjar Pranowo, Pimpinan DPRD Jateng, beserta jajaran Forkompimda Jateng hadir dan memberikan dukungan. Tak ketinggalan masyarakat Purworejo termasuk Bupati Agus Bastian, dan Pimpinan DPRD setempat. “Masyarakat akan bergabung dalam deklarasi tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, deklarasi kebangsaan sebagai salah satu upaya untuk menyatukan kembali tekad cinta Tanah Air. Deklarasi itu didasari pada kondisi bangsa yang akhir-akhir ini banyak terjadi tindakan radikalisme dan terorisme di beberapa daerah yang mengganggu kestabilan keamanan. Untuk itulah perlu langkah konkret untuk melawan tindakan tersebut. Salah satunya dengan Temu Konsolidasi Forum Kebangsaan. “Temu kebanggsaan yang kami gagas ini sebagai langkah konkret untuk melawan tindakan-tindakan tersebut,” ujarnya.

Dalam temu kebangsaan tersebut turut diselenggarakan pula sepeda santai. Setidaknya bakal ada 4.000 orang bersepeda ria dimulai dari pendapa bupati terus menyusuri jalan sampai Pantai Jatimalang. Dengan kaus bercorak merah putih, sepeda santai akan dimulai pukul 06.00. “Dengan sepeda santai dapat mewujudkan lingkungan yang kondusif, guyub rukun, toleransi dan saling peduli dalam kebersamaan dan persatuan di antara unsur-unsur pemerintahan maupun elemen masyarakat di Jawa Tengah,” tambahnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, zaman seperti sekarang ini semua warga Indonesia harus bisa berpikir inklusif dan terus bersatu agar tetap terjaga keutuhan Indonesia ini supaya tidak dapat dipecah belah oleh bangsa luar. Wawasan kebangsaan secara subtansi mengandung tiga aspek yaitu paham kebangsaan, rasa kebangsaan, dan semangat kebangsaan. “Jadi paham kebangsaan adalah pemahaman rakyat terhadap bangsa dan negara,” tegasnya. (fth/adv/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here