Pohon Bertumbangan Timpa Rumah Warga

125

PURWOREJO—Delapan rumah di Desa Donorati, Kecamatan Purworejo tertimpa pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang. Pohon-pohon yang tumbang di antaranya jenis sengon, pohon durian, dan kelapa.

Delapan rumah yang tertimpa pohon tumbang tersebar di beberapa dusun. Yakni, menimpa rumah milik Kastiyah, 48; Tini, 60; Ahmad Tamran, 70; dan Juwadi, 62. Juga rumah milik Kasmini, 62; Ahmad Toyip, 92; Hendi Kus, 31; dan rumah Tukirah, 80. Tumbangnya beberapa pohon tidak memakan korban jiwa. Sebagian besar kerusakan tersentral di bagian atap rumah.

Juwadi, warga setempat mengatakan, rumahnya tertimpa pohon sengon. “Bagian atap rumah rusak. Sedangkan parabola dan sebagian genteng rumah pecah.”

Kutarto, 48, pemilik lahan durian mengaku rugi jutaan rupiah, karena sebagian besar pohon duriannya tumbang. “Dari 1 pohon saja, saya biasanya bisa panen sekitar Rp 4-5 juta,” ucap Kutarto. Ia hanya bisa pasrah melihat durian yang masih muda dan belum waktunya panen, berceceran di sekitar kebun.

Di tempat terpisah, kondisi sejumlah jalur di Desa Kalijering, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, semakin memprihatinkan. Akses jalan rusak berat akibat guyuran hujan yang melanda Desa Girigondo, Kecamatan Pituruh.

Catatan koran ini, sepanjang jalan mulai perbatasan dengan Desa Kembang Kuning hingga SD Sigenuk, terpantau banyak lubang. Di pertigaan jalan mulai dari lapangan Girigondo ke arah barat sampai perbatasan Desa Brengkol, juga rusak. Permukaan aspal jalan terkelupas; serta ada yang sudah mulai hancur.

Kirom, warga setempat memperkirakan keseluruhan kerusakan jalan sudah sekitar 5 tahun lamanya, dan belum ada perbaikan. Warga, kata Kirom, mengeluhkan kondisi tersebut. Ia meminta Pemkab memperhatikan jalan desa yang kondisinya memprihatinkan. “Kasihan bagi ibu hamil yang terpaksa lewat jalan itu. Kebanyakan warga menyebutnya sebagai wisata lubang seribu,” kata Kirom. (jpg/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here