Pasarkan Hasil Pertanian Secara Online

170
KERAJINAN: Perangkat Desa Kaliwungu saat menyaksikan salah satu warga yang sedang membelah bambu untuk dibuat kerajinan
KERAJINAN: Perangkat Desa Kaliwungu saat menyaksikan salah satu warga yang sedang membelah bambu untuk dibuat kerajinan

KALIWUNGU – Bekerjasama dengan sejumlah pihak, Pemerintah Desa Kaliwungu memberikan pelatihan IT kepada petani Desa. Pelatihan ini dimaksudkan agar para petani ke depan bisa memasarkan hasil pertaniannya secara online, sehingga mereka memiliki daya tawar untuk menentukan harga jual.

Selama ini, ujar Kepala Desa Kaliwungu, Berbudi Bawono, para petani menjual hasil pertaniannya pada satu tengkulak/pengusaha yang kabarnya sudah menjual hasil pertanian ini hingga ke luar negeri.

Kades : Berbudi Bawono. (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kades : Berbudi Bawono. (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

”Kalau para petani bisa memasarkan secara online kami harap mereka tidak hanya bergantung pada satu tengkulak saja. Mereka juga akan memiliki daya tawar untuk menentukan harga,” jelas Budi saat ditemui di kantor Kepala Desa Kaliwungu usai menjalani rapat.

Ke depan, lanjut Budi, ketika para petani sudah dinilai siap untuk memasarkan hasil pertaniannya secara online, Pemerintah Desa akan mebuat website yang dapat digunakan untuk pemasarannya.  ”Pelatihannya IT nya sudah berjalan. Untuk websitenya kira-kira nanti setelah semuanya sudah tidak asing dengan yang namanya IT ini. Dengan adanya sistem online ini, kami harapkan ke depan nanti para pembeli bisa datang ke sini langsung,” imbuh Berbudi.

Petani Desa Kaliwungu Kecamatan Kaliwungu memang memiliki hasil pertanian berupa padi yang cukup melimpah. Hasil pertanian ini oleh pemerintah desa terus didorong untuk selalu mengalami peningkatan.

Dalam hal ini, pemerintah desa, bersama Dinas Pertanian selalu melakukan pendampingan kepada para petani sehingga segala bentuk permasalahan yang dihadapi dapat segera dicarikan solusi.”Kami terus melakukan pendampingan dan upaya-upaya untuk meningkatkan kesejahteraan warga sini yang mayoritas memang pekerjaannya sebagai petani,” kata dia.

Budi menambahkan, selain bertani warga desa kaliwungu juga memiliki usaha yang dapat membantu meningkatkan perekonomian. Sejumlah warga di Dusun Ropoh, kata dia, memanfaatkan bambu untuk membuat berbagai macam kerajinan.

”Mereka membuat semacam tomblok, senik dan beberapa kerajinan dari bambu lainnya. Hasilnya mereka jual ke Pasar Canggal,” cerita Kades yang memiliki prinsip untuk terus maju bersama masyarakat ini. (cr4/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here