Manfaatkan Sumber Air Melimpah

183
BERMAIN AIR: Sejumlah anak di Desa Udanwuh saat berenang di Umbul Rancah, salah satu sumber air di desa Udanwuh dengan air yang sangat jernih
BERMAIN AIR: Sejumlah anak di Desa Udanwuh saat berenang di Umbul Rancah, salah satu sumber air di desa Udanwuh dengan air yang sangat jernih

KALIWUNGU – Desa Udanwuh kecamatan Kaliwungu memiliki sumber air yang berlimpah. Sayangnya pemanfaatanya dirasa belum maksimal. Hingga saat ini sumber air yang ada hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

”Baru sebatas itu. Rencananya ke depan kami ingin membuat semacam wisata air. Kebetulan di kecamatan Kaliwungu belum ada wisata, sehingga kami ingin menjadi pelopor,” ujar sekretaris desa Aditya Fiki Perdana saat ditemui di kantornya.

Mewakili kepala desa Udanwuh, Aditya mengatakan bahwa rencana pengemban

Sekdes : Aditya Fiki Perdana. (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Sekdes : Aditya Fiki Perdana. (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

gan wisata ini juga bertujuan untuk meningkatkan perekonomian warga Desa Udanwuh. Di sekitar tempat wisata tersebut, nantinya akan dibangun warung-warung yang dapat digunakan oleh warga sekitar. Dengan memberi keterampilan, warga akan diajak untuk menghasilkan produk yang dapat dijual kepada para wisatawan yang datang.

”Ini sekaligus sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Warung-warung itu nantinya akan dijalankan dengan sistem bagi hasil tentunya. Sehingga perekonomian warga meningkat, PADes juga bertambah. PADes nya untuk pengembangan lagi,” kata sekdes ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

”Konsepnya sudah ada. Kami ingin membuat semacam kolam dengan pemandangan alam. Semoga wisata ini nantinya dapat menyerap banyak tenaga kerja,” imbuhnya sembari menyampaikan bahwa tempat wisata ini akan digarap pada tahun 2018.

Diceritakan Aditya, berkaitan dengan melimpahnya sumber air, di Dusun Ngrancah Desa Udanwuh sebenarnya sudah ada potensi berupa umbul, yang oleh masyarakat sering disebut dengan Umbul Rancah. Umbul ini biasa digunakan oleh warga untuk mandi dan melakukan aktivitas rumah tangga, seperti mencuci. Namun, tanah di sekitar umbul ini sebagian besar adalah milik warga, sehingga akan susah untuk mengembangkan umbul tersebut menjadi objek wisata.

”Tanah samping-sampingnya itu milik warga. Sehingga bisa dibayangkan bagaimana untuk membangun itu. Jadinya kita rencananya akan membuat kolam wisata air di tanah bengkok,” bebernya.

Selain membangun objek wisata, dikatakan Aditya, pemanfaatan air akan lebih dimaksimalkan dengan mengolah air yang ada menjadi air minum.”Kita juga akan menyulingnya dan menjadikan air minum. Yang ini untuk BUMDes, sehingga menambah PADes,” kata dia. (cr40/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here