33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Ajak Mahasiswa Undip Nonton Wayang Orang

Another

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

SEMARANG-Dalam rangka memberikan pembekalan pendidikan karakter kepada mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (Fisip Undip) mengajak mahasiswanya nonton bareng Wayang Orang Ngesti Pandawa yang diselenggarakan Sabtu (11/11) ini di Gedung Ki Nartosabdo, Taman Budaya Raden Saleh (TBRS).

Ratusan mahasiswa akan menikmati pentas wayang orang dengan lakon Rebat Tunggorono (Denggung Pringgodani Gembong Trajutrisno). Mereka adalah pengelola Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Senat Mahasiswa (Sema), sejumlah mahasiswa baru hingga civitas akademika kampus oranye tersebut.

“Kegiatan bakti budaya ini, salah satu upaya memberikan pembekalan pendidikan karakter kepada mahasiswa di lingkungan Fisip Undip sebagai calon pemimpin masa depan agar bisa belajar nilai-nilai positif dari tokoh-tokoh wayang tertentu untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan,” ungkap Dekan FISIP Undip, Dr Sunarto MSi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (10/11).

Menurutnya, banyak nilai-nilai positif yang bisa dipelajari oleh para mahasiswa dari tokoh wayang ini. Misalnya, nilai kebaikan, kejujuran, keberanian, keteguhan, dan kepedulian yang bisa dipelajari melalui tokoh-tokoh Pandowo.

Selain itu, lanjut Sunarto, melalui kisah dalam wayang ini bisa diperoleh hikmah, bahwa seorang pemimpin harus arif dan bijaksana untuk menggunakan kekuasaan yang diamanahkan kepadanya untuk melayani kepentingan dan kebaikan rakyatnya.

“Janganlah menggunakan kekuasaan hanya untuk melayani kepentingan dan kepuasan diri dan kelompoknya semata sebagaimana dikisahkan dalam lakon wayang ini. Janganlah menjadi pemimpin yang haus  dan rakus dengan kekuasaan” terang Doktor Ilmu Komunikasi Fisip Undip ini.

Sunarto juga menjelaskan, arti penting lain kegiatan ini adalah kepedulian budaya (cultural filantrophic).  Tak hanya itu, Fisip Undip juga ingin terlibat aktif dalam proses menjaga dan elestarikan keberadaan kesenian daerah yang banyak mengandung nilai-nilai luhur untuk dijaga, dilestarikan dan dikembangkan lebih jauh.

“Sekarang ini banyak warisan budaya yang sudah mulai punah karena tidak ada generasi penerusnya. Melalui kesenian wayang orang, warisan leluhur berupa tuturan bahasa daerah, olah tari, kostum dengan segala pernak-perniknya, dan tema cerita mengandung banyak muatan nilai bernas untuk dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda mendatang,” tandasnya. (tsa/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

More Articles Like This

Must Read

20 Jajanan Berformalin Dijual Bebas

KENDAL—Jajanan anak yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin dan perwarna tekstil masih banyak dijumpai di Kendal. Hal itu terungkap dari temuan Dinas Kesehatan (Dinkes)...

Bacaan Sastra untuk Siswa

RADARSEMARANG.COM - SEORANG rekan pernah mengeluh kepada penulis,  bahwa murid-muridnya, ia simpulkan, ‘buta’ karya sastra Indonesia. Ketika rekan saya menyebut nama-nama pengarang atau penyair yang...

25 Ribu UMKM Manfaatkan Sadewa Market

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebanyak 25.686 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) telah bergabung dalam Sadewa Market melalui domain sadewamarket.jatengprov.go.id. Pasar online tersebut diharapkan dapat...

Pupuk Atlet dengan Kerja Keras dan Kekeluargaan

MUNGKID – Meskipun Perkumpulan Bulutangkis (PB) Daya Manunggal Mungkid Kabupaten Magelang terbilang klub baru yang berdiri pada 2015 silam, namun berbagai prestasi telah diukir...

Beri Motivasi Agar Percaya Diri Hadapi Unas

KENDAL—Tidak sedikit siswa yang menjadikan Ujian Nasional (Unas) sebagai momok. Sebagai bekal siswa agar percaya diri dalam menghadapi Unas, SMP NU 06 Kedungsuren, Kaliwungu...

Bintang Pramudya Tewas Setelah Lompatan Ketiga

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Seorang pelajar SMA di Kota Semarang bernama Bintang Pramudya, 16, ini meninggal secara tragis. Warga Jalan Banjarsari nomor 55 RT 3 RW 1,...