Terduga Simpatisan ISIS Warga Plumbon

123

KEBUMEN— Pria berinisial RAP yang ciduk Densus 88 Antiteror Mabes Polri dipastikan warga Desa Plumbon RT 3 RW 1, Kecamatan Karangsambung. Kepastian tersebut disampaikan oleh Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti melalui Kasat Intel AKP Cipto Rahayu. RAP ditangkap karena diduga merupakan simpatisan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Ia diamankan di Bekasi pada Senin (6/11) lalu.

AKP Cipto Rahayu menegaskan, RAP masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Densus. Dikatakan, RAP memiliki rekam jejak di Bogor dan Jakarta. Ayah RAP juga tinggal di Bogor. Meski begitu, Cipto idak bisa memastikan apakah RAP termasuk daftar pencarian orang (DPO) atau bukan. “Iya benar warga Kebumen. Ia memiliki rekam jejak di Bogor dan Jakarta,” ungkapnya Rabu (8/11) lalu.

Tertangkapnya RAP, terduga simpatisan ISIS bukan hal baru bagi masyarakat di Kebumen. Pada medio Mei 2013, di Desa Ungaran, Kutowinangun, Densus 88 terlibat baku tembak dengan terduga teroris yang menewaskan tiga terduga teroris.

Seperti diberitakan, RAP tinggal di sebuah rumah kontrakan di Jalan Yamin Nomor 45 RT 01/06, Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi yang menjadi lokasi penangkapannya. RAP baru saja tinggal beberapa hari di rumah kontrakan tersebut, bersama istri dan dua anaknya. (jpg/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here