Persempit Lahan dan Perkecil Bangunan

130
TERUS TUMBUH: Belasan pengembang perumahan kelas menengah dan atas mengikuti Property Expo ke-9 di Mal Paragon. Berbagai program ditawarkan guna menggenjot penjualan. (NURUL PRATIDINA / JAWAPOS RADAR SEMARANG)
TERUS TUMBUH: Belasan pengembang perumahan kelas menengah dan atas mengikuti Property Expo ke-9 di Mal Paragon. Berbagai program ditawarkan guna menggenjot penjualan. (NURUL PRATIDINA / JAWAPOS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sejumlah pengembang mulai meluncurkan rumah komersil dengan lahan dan bangunan dengan ukuran yang lebih kecil, disesuaikan pada segmen dengan permintaan terbanyak. Terobosan ini guna menggenjot penjualan yang melesu di sepanjang tahun.

Wakil Ketua Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah Bidang Humas, Promosi, dan Publikasi, Dibya K Hidayat  mengatakan, pasar properti tahun ini tumbuh melambat bila dibanding tahun sebelum. Hal tersebut terlihat dari jumlah unit rumah yang terjual dalam delapan pameran terakhir.

“Dari masing-masing pameran tersebut, belum ada yang memenuhi target penjualan sebanyak 70 unit per pameran. Bahkan ada yang penjualan sangat anjlog,” ujarnya disela pembukaan Property Expo ke-9 di Mal Paragon.

Oleh karena itu, lanjutnya, saat ini banyak pengembang yang mulai melakukan diversifikasi produk. Yaitu dengan membangun hunian dengan harga yang berada di posisi dengan permintaan terbanyak. “Sejauh ini pasar terbesar ada pada harga Rp 400 juta – Rp 500 juta,” ujarnya.

Saat ini pengembang banyak membidik segmen tersebut. Pengembang yang semula membangun dengan hunian di harga di atas segmen tersebut, mulai melakukan penyesuaian, membangun dengan lahan yang lebih sempit dan memperkecil ukuran bangunan. “Luas lahan dan luas bangunan ini sangat berpengaruh. Kalau diperkecil maka harga juga bisa disesuaikan dengan segmen terbanyak,” ujarnya.

Selain itu, para pengembang juga gencar memberikan berbagai program menarik bagi para calon pembeli. Baik itu bonus furniture atau bonus-bonus lainnya yang bisa didapat selama pameran berlangsung.

Property Expo ke-9 yang diikuti oleh 13 pengembang ini berlangsung mulai tanggal 8-19 November mendatang. Dengan peserta sebagian besar pengambang untuk perumahan kelas menengah dan menengah atas. (dna/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here