33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

Penambangan Makin Marak dan Ancam Kerusakan Lingkungan

DPRD Desak Pemkab Magelang Pantau Kegiatan Penambangan Merapi

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

DPRD Kabupaten Magelang mendorong Pemkab Magelang melakukan pengawasan intensif terhadap kegiatan penambangan galian C di wilayah gunung Merapi. DPRD menilai, aktivitas penambangan dengan alat berat, makin banyak dan cenderung tidak terkontrol.

ANGGOTA Komisi III DPRD Kabupaten Magelang, Ahmad Sarwo Edi mengatakan, saat ini pihaknya menilai banyak dampak buruk yang disebabkan oleh kegiatan penambangan galian C. Untuk itu, pihaknya meminta agar dilakukan pengawasan ketat.

“Kami melihat saat ini banyak kerusakan lingkungan akibat penambangan di lereng gunung Merapi dan di sepanjang DAS (daerah aliran sungai) Kali Progo yang semakin tidak terkendali, sehingga mengancam terjadinya bahaya dan bencana di sekitar lokasi penambangan,” kata Edi.

Menurutnya, pengawasan harus bersifat menyeluruh. Bukan hanya penambangan alat berat, namun juga penambangan manual. Meningat beberapa waktu lalu, banyak terjadi kasus penambang terkubur tebing karena menambang di bawahnya. “Pengendalian dan pengawasan kegiatan penambangan harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak boleh tebang pilih,” kata Edi.

Edi mengatakan, siapapun yang melakukan penambangan di wilayah Kabupaten Magelang, harus bertanggung jawab atas segala akibat yang terjadi atas perbuatannya.

“Sehingga jangan sampai karena ulah mereka, tetapi kemudian menyengsarakan masyarakat di sekitarnya,” sentil Edi. Pemkab Magelang juga diminta tidak hanya memungut pajak dari galian C, tapi wajib melakukan monitoring dan pengawasan terkait aktivitas penambangan galian C.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Magelang, M. Sakir menambahkan, pihaknya menyoroti kegiatan penambangan galian C di kawasan Merapi yang marak. Para penambang melakukan kegiatan, diduga lantaran mengantongi izin rekomendasi teknis dari BBWSSO untuk pemeliharaan sungai.

“Kenyataan di lapangan, justru mereka melakukan aktivitas penambangan. Apakah Dinas Lingkungan Hidup (LH) sudah melakukan langkah-langkah strategis untuk mengatasi ini? Karena dipastikan kegiatan itu akan berdampak pada kerusakan lingkungan,” paparnya.

Sebagai pemilik wilayah, seharusnya Pemkab Magelang melakukan pengawasaan ketat. Baik meliputi wilayah penambangan dan kegiatan pasca-tambang. “Komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan harus terus dijaga dan diperjuangkan.”

Sakir menambahkan, kegiatan penambangan yang sudah berizin, juga memiliki masa berlaku. Setiap kegiatan, diberikan izin selama dua tahun, dan bisa diperpanjang. Selain itu, para pengusaha tambang juga sudah ditentukan lokasi dan luasan area lahan yang diperbolehkan untuk ditambang. “Ini juga perlu dilakukan kroscek di lapangan. Apakah sudah sesuai denah atau koordinat yang ditentukan,” urai Sakir.

Pemkab Magelang sendiri, kata dia, menjadi bagian dari Tim Pengawasan Pelaksanaan Kebijakan Lingkungan Hidup yang bertugas mengawasi ketaatan pemrakarsa usaha/penambang terhadap pelaksanaan izin lingkungan.

”Walaupun kewenangan pemberian izin penambangan galian C menjadi kewenangan pemerintah provinsi, Pemkab Magelang tetap harus mengambil langkah-langkah strategis dan nyata dalam rangka perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup.”

Sakir berharap, Pemkab Magelang melalui dinas terkait melakukan monitoring. Yakni, bekerja sama dengan instansi lain yang terkait. Juga melaporkan hal-hal yang dinilai tidak sesuai kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. “Kita harap sering turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan.” (adv/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Harus Selesaikan 43 Ribu Sertifikat

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Badan Pertanahan Negara (BPN) Kendal Meminta dukungan aparat Pemerintah Desa untuk bersama-sama menyukseskan...

Pasang Spy Cam Curi Data Nasabah

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Polres Pekalongan Kota berhasil mengungkap dan menangkap dua pelaku pencurian data nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) atau biasa disebut Skimming di...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Pak Dirman Sambangi Pengungsi Longsor

RADARSEMARANG.COM, BREBES - Calon Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said mengunjungi tempat pengungsian bencana alam tanah longsor di Desa Windusakti, Kecamatan Salem Kabupaten Brebes,  Jumat...

Ridwan Jadi Pembeda

SEMARANG – Bergabungnya M Ridwan di tim PSIS Semarang benar-benar menjadi pembeda permainan tim berjuluk Mahesa Jenar itu. Meski belum sebulan bergabung, Ridwan cepat...

Kencing Manis Lemahkan Syahwat

­Tanya dr Andi: Dok, saya punya turunan kencing manis, apakah bisa menurunkan kemampuan dan syahwat saya? Usia saya 36 tahun tapi ereksi sudah kurang keras....