IAIN Ingin Jadi Rujukan Islam Indonesia

93

SALATIGA – Perguruan tinggi pendidikan Islam di Indonesia belum bisa menjadi rujukan mahasiswa di dunia seperti di Al Azhar Mesir atau perguruan tinggi di Madinah. Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof Kamaruddin mengatakan, sebenarnya penataan akademik perguruan tinggi di Indonesia tidak kalah dengan di luar negeri. Tapi Al Azhar atau Madinah berpengaruh bagi dunia Islam sehingga banyak yang memilih belajar di sana.

“Salah satu penyebabnya dengan biaya yang murah. Artinya orang belajar ke Madinah, Al Azhar ataupun lainnya, di samping berkualitas dan mempunyai sejarah panjang, itu karena kuliah di sana itu gratis,” jelas Kamaruddin dalam International Conference on Indonesian Islam, Education and Science yang digelar IAIN Salatiga, Kamis (9/11).

Menurut Kamaruddin, sudah saatnya ada beasiswa bagi mahasiswa asing yang belajar di perguruan tinggi Islam di Indonesia. Dengan adanya beasiswa, maka akan menarik minat mahasiswa asing belajar Islam di Indonesia. “Saya kira IAIN Salatiga mampu untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa asing. Turki saja yang kuotanya hampir sama dengan Indonesia, bisa memberikan beasiswa sejumlah 150.000 mahasiswa asing,” jelas Kamaruddin.

Ia juga menyoroti minimnya publikasi akademisi Indonesia. Sebenarnya banyak akademisi tanah air yang memiliki karya, tapi tidak dipublikasikan secara luas.

Rektor IAIN Salatiga Rahmat Hariyadi dalam sambutannya menuturkan, IAIN Salatiga ingin menjadi rujukan Islam Indonesia bagi masyarakat dunia. Di mana ada Islam yang toleran, Islam yang bisa dikenalkan dan menjadi kebanggaan Indonesia. “Kami harapkan ada pemikiran-pemikiran yang bisa saling memahami dan mengerti perkembangan ilmu bagi kemajuan peradaban dunia,” papar Rahmat.

Konferensi internasional ini diikuti sejumlah narasumber dari berbagai perguruan tinggi seperti Universitas Malaya, Universitas Jawaharlal Nehru, Universitas Kebangsaan Malaysia, Universitas California Riverside, serta sejumlah narasumber dari universitas di Indonesia. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here