Sehari 4 Kecelakaan, 2 Tewas Terlindas

146

SEMARANGDalam sehari kemarin, empat kasus kecelakaan terjadi di wilayah hukum Polrestabes Semarang. Kecelakaan pertama melibatkan pengendara motor dan truk trailer terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu (8/11) sekitar pukul 13.00. Akibat kejadian ini, seorang pengendara motor tewas seketika setelah ditabrak trailer dari belakang. Korban diketahui bernama Mersi Hartini, 44, warga Jalan Kolonel Sugiono III/124 A RT 02 RW 05 Purwokerto Kulon, Kabupaten Banyumas.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, kecelakan bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Supra bernopol H 6681 ES sendirian di Jalan Perintis Kemerdekaan dari arah Tembalang menuju Pudakpayung.  Sampai di lokasi kejadian sekitar perempatan Terminal Banyumanik, korban membanting setir motornya ke kanan lantaran di depannya terdapat angkutan bernopol H 1047 ES yang dikemudikan Sutrimo, 57, warga Bangunharjo, Banyumanik mendadak berhenti untuk menaikkan penumpang.

“Korban menghindari angkot dengan mengambil sisi kanan dengan maksud mendahului,” jelas Kapolsek Banyumanik Kompol Retno Yuli kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (8/11).

Nahas, saat korban banting setir ke kanan itu, dari belakang meluncur truk trailer bernopol AB 8079 HS warna biru. Seketika, trailer yang dikemudikan Heru Triyono, 35, warga Grogol, Bejiharjo, Karangmojo Gunungkidul itu tak sempat menghindari hingga terjadi kecelakaan.

“Korban tertabrak truk melaju dari arah yang sama. Korban meninggal dilokasi kejadian,” katanya.

Aparat Unit Satlantas yang mendapat laporan,  langsung menuju lokasi kejadian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara, korban dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Pengemudi truk trailer telah diamankan untuk dimintai keterangan. Kasusnya ditangani Unit Lakalantas Polrestabes Semarang,” katanya.

Selang dua jam, kecelakaan lalulintas melibatkan truk dump dan sepeda motor juga terjadi di Jalan Gajah Raya, persisnya dekat traffic light perempatan Sawah Besar-Jalan Soekarno-Hatta sekitar pukul 15.00.  Kecelakaan ini merenggut satu korban jiwa, serta tiga korban mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS Pantiwilasa Citarum.

Korban tewas diketahui bernama Fitriani, 30, warga Tambakboyo, Gayamsari Semarang. Ia meninggal di lokasi kejadian setelah tertabrak truk dump AD 1646 HD yang dikemudikan Sarno, 52, warga Tlogowono, Tlogorejo, Kabupaten Temanggung.

Kejadian bermula saat korban bersama Sutilah, 50, dan dua anak kecil, Erik Bayu Samudra, 8, dan dan Farizki Nurochman, 3, mengendarai sepeda motor Honda Vario bernopol H 3071 AGD dari selatan (Jalan Gajah Raya), dan berhenti di traffic light berdampingan dengan truk dump tersebut.

Saat lampu menyala hijau, kendaraan korban yang berada di sebelah kiri truk dump ini lantas melaju bersamaan. Nahas, belum melaju jauh, tiba-tiba kendaraan korban bersenggolan dengan truk hingga mengakibatkan korban terjatuh dan terlindas truk dump.

“Truk dump dan sepeda motor sama dari arah selatan. Saat lampu hijau, tiba-tiba terjadi senggolan antara keduanya yang mengakibatkan lakalantas,” ungkap Kapolsek Gayamsari, Kompol Wahyuni Sri Lestari.

Sopir truk dump, Sarno, mengaku tidak mengetahui persis kecelakaan itu. Menurutnya, saat itu kondisi lalu lintas jalan tersebut padat kendaraan. Saat mulai melajukan kendaraannya, ada motor berusaha menyalip dari kiri.

“Saya tidak tahu pastinya saat menyalip tiba-tiba ada suara ‘brak’ terus ban ‘gleduk’ (korban terlindas),” kata Sarno saat diamankan di Mapolsek Gayamsari.

Kecelakaan juga terjadi di Jalan Siliwangi, tak jauh dari Kantor PLN Krapyak, Rabu (8/11) sekitar pukul 05.00. Sebuah truk trailer pengangkut barang mengalami kecelakaan tunggal. Truk bernopol T 9633 AA bermuatan ratusan karung berisi butiran seperti kristal yang melaju dari arah Kendal menuju ke Semarang. Sampai lokasi,  truk tiba-tiba oleng dan melaju tidak terkendali hingga akhirnya berhenti setelah terguling.

“Truk tiba-tiba  oleng, kemudian menabrak median jalan lalu terguling. Sopirnya selamat, tidak ada korban. Cuma jalanya jadi macet,” ungkap warga sekitar yang mengaku bernama Supriyadi.

Kejadian berikutnya, menjelang petang sebuah truk mengalami kecelakaan di Jalan Walisongo, persisnya tidak jauh dari Mapolsek Tugu.

Kanit Lakalantas Polrestabes Semarang AKP Sugito membenarkan adanya laporan kejadian tersebut. “Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil. Ditangani petugas Polsek Tugu,” katanya singkat.

Kapolsek Tugu, Kompol Davis Busin Siswara, menambahkan, kecelakaan juga terjadi di wilayah hukumnya pada Rabu (8/11) sekitar 17.50. Truk bernopol H 1584 VA hilang kendali diduga mengalami rem blong. “Truk melaju dari arah barat ke timur sesampainya di TKP Jrakah, mengalami rem blong dan menabrak pembatas jalan. Korban nihil hanya kerugian materi,” bebernya. (mha/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here