Pengunjuk Rasa PLN “Dilumpuhkan”

114
SEPERTI SUNGGUHAN : Simulasi penanganan unjuk rasa digelar oleh APJ PLN Salatiga kemarin di halaman kantor PLN setempat. (Dhinar sasongko/radar kedu)
SEPERTI SUNGGUHAN : Simulasi penanganan unjuk rasa digelar oleh APJ PLN Salatiga kemarin di halaman kantor PLN setempat. (Dhinar sasongko/radar kedu)

SALATIGA – Seorang pengunjuk rasa diamankan aparat keamanan ketika berdemo mendatangi kantor APJ PLN Salatiga, di Jl Diponegoro 19 kemarin pagi. Aksi unjuk rasa dilakukan karena mereka memprotes sejumlah kebijakan PLN antara lain tarif dan seringnya pemadaman listrik.

Massa yang datang dihadang barikade satpam dan aparat dari Polsek Sidorejo. Aksi berlangsung cukup panas karna massa yang terus berteriak dan sebagian membawa pentungan.

Karena tidak sabar menunggu untuk berdialog, salah satu pengunjuk rasa menerobos pagar betis namun langsung dilumpuhkan. Akhirnya, unjuk rasa berakhir setelah ada dialog antara manajemen dengan perwakilan pengunjuk rasa.

Situasi tersebut terjadi saat simulasi unjuk rasa yang digelar oleh APJ PLN Salatiga untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Manajer APJ PLN Salatiga Heri Andi menuturkan, kegiatan ini dilakukan untuk memenuhi sistem pelaksanaan manajemen (kesehatan dan keselamatan kerja) K3 yang sudah diimplementasikan di PLN Salatiga.

“Simulasi seperti ini akan rutin dilakukan, seperti simulasi tanggap darurat, huru hara dan sebagainya. Kegiatan ini tentu dibantu oleh aparat berwenang di wilayah kami, dalam hal ini Polsek Sidorejo juga ikut turun membantu pengamanan saat simulasi,” jelas Andi yang ditemui usai simulasi.

Ditambahkan Andi, dengan kegiatan simulasi ini maka PLN akan siap jika ada kejadian seperti unjuk rasa. Sehingga pihak manajemen tahu bagaimana dan apa yang harus dilakukan dalam menangani aksi unjuk rasa.

“Setidaknya untuk meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas dia.
Kendati demikian, ia optimistis di Kota Salatiga dan sekitarnya tidak akan ada aksi unjuk rasa, mengingat tenggang rasa antarmasyarakat sangat tinggi. Ia pun meminta masyarakat untuk bisa melaporkan langsung jika ada keluhan terkait pelayanan PLN.

Kapolsek Sidorejo AKP Jumaeri yang berada di lokasi menuturkan, pihaknya selalu siap jika ada hal-hal yang berpotensi membuat gangguan keamanan. “Kami selalu siap dan masyarakat bisa langsung melaporkan jika ada kejadian berkait dengan keamanan,” tegas Jumaeri. (sas/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here