KPUD Diminta Optimalkan Sosialisasi

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – DPRD meminta Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jateng maupuan kabupaten/kota bisa memaksimalkan waktu untuk sosialisais Pilkada dan Pilgub Jateng 2018. Salah satunya dengan memaksimalkan peran media sosial untuk menggaet pemilih pemula di Jateng.

Sekretaris Komisi A DPRD Jateng, Ali Mansyur meminta KPUD tak lelah untuk terus melakukan sosialisasi Pilkada dan Pilgub Jateng 2018. Harapannya nanti bisa menghasilkan pemilu yang berkeadaban atau menghasilkan pemilu yang lebih baik. “Khususnya pemilih pemula (generasi milenia) agar dilakukan sosialisasi melalui media sosial, agar bisa sampai pada anak-anak muda itu,” katanya.

Ia menambahkan, KPUD harus benar-benar siap menyambut Pilgub. Sebab, untuk Pilgub Jateng 2018, alokasi dana sangat besar yakni mencapai Rp 1,3 triliun. “Dengan dana sebesar itu, persiapan harus matang dan bagus, agar pelaksanaan Pilgub 2018 bisa berjalan lancar,” tambah politisi Nasdem tersebut.

Anggota Komisi A DPRD Jateng, Bambang Joyo Supeno menekankan pada pelaksanaan Pilgub yang berkualitas dan berintegritas. Dengan anggaran yang besar, diharapkan nanti Pilgub bisa dilaksanakan dengan berkualitas dan berintegritas. “Hal ini bisa dicapai jika didukung oleh semua komponen yang bekerja secara maksimal,” ujarnya.

KPUD harus bisa melakukan upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih dan antisipasi pemilih pemula yang berusia 17 tahun saat pelaksanaan pilgub nanti. Jangan sampai hak pilih mereka hilang karena belum terdata. Sementara soal pemilih pemula, sudah dilakukan inventarisir anak-anak yang sudah berusia 17 tahun. Bahkan, KPU kerap melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah.

Dewan mengapresiasi berbagai upaya pendataan KPU tersebut. Terlebih, upaya mendata pemilih pemula di Kota Salatiga yang melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah. “Dalam hal ini, kami hanya memohon kepada KPU untuk meneliti kembali persoalan anggaran. Dengan begitu, saat pelaksanaan pilgub nanti tidak muncul kendala-kendala yang berkaitan dengan anggaran penyelenggara pemilu,” tambahnya. (fth/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -