Kantong Investasi Jateng Cukup Besar

125
GAET JATENG : Chief Executive Officer Citi Indonesia Batara Sianturi dan Head of Retail Banking Citi Indonesia Harsya Prasetyo mengenalkan Citigold yang merupakan layanan pengelolaan kekayaan. (NURUL PRATIDINA / JAWAPOS RADAR SEMARANG)
GAET JATENG : Chief Executive Officer Citi Indonesia Batara Sianturi dan Head of Retail Banking Citi Indonesia Harsya Prasetyo mengenalkan Citigold yang merupakan layanan pengelolaan kekayaan. (NURUL PRATIDINA / JAWAPOS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pasar dengan segmen affluent di Jawa Tengah dinilai cukup potensial. Hal ini ditangkap oleh Citi Bank dengan mengenalkan Citigold on Your Terms, layanan pengelolaan kekayaan berbasis digital dan solusi finansial sesuai dengan aspirasi nasabah.

Chief Executive Officer Citi Indonesia Batara Sianturi mengatakan, beberapa tahun terakhir tren maupun preferensi tujuan finansial masyarakat mengalami perubahan. Hasil studi terbaru pada segmen affluent menunjukkan terjadinya peningkatan penggunaan layanan digital oleh nasabah Citigold yang memiliki produk investasi dibandingkan tahun 2015. Lebih lanjut, pertumbuhan  layanan digital tersebut dipicu oleh  nasabah yang memiliki tujuan investasi yang berorientasi pada pertumbuhan dan berusia lebih dari 45 tahun.

“Hal ini menunjukkan nasabah kami semakin berorientasi pada pertumbuhan aset, tak sekadar menabung. Penggabungan tren ini didukung  dengan kemudahan penggunaan aplikasi digital perbankan,”ujarnya, kemarin.

Head of Retail Banking Citi Indonesia Harsya Prasetyo menambahkan, Jawa Tengah dipilih untuk kampanye layanan tersebut karena dinilai cukup potensial. Berdasarkan portfolio nasabah, kantong investasi tak hanya berada di Semarang, tapi menyebar hampir di seluruh area Jawa Tengah.

“Karena itu, meskipun minimal dana yang dikelola meningkat dari Rp 500 juta menjadi Rp 1 miliar, kami tidak merasa kehilangan pangsa pasar, karena masih banyak kantong-kantong investasi lain yang bisa digali lebih dalam. Bahkan kami yakin segmen ini akan tetap tumbuh. Pertumbuhan tersebut setidaknya bisa mencapai dua digit,”ujarnya.

Sejauh ini, lanjutnya, dari enam kantor cabang, kontribusi Jawa Tengah menduduki posisi kelima dengan jumlah nasabah khusus untuk segmen affluent mencapai 300. “Tapi perlu diingat, dibanding kantor-kantor cabanang lain, Jawa Tengah ini terhitung paling baru,”ujarnya.

Selain itu, Dengan tren dan perubahan preferensi nasabah, melalui Citigold On Your Terms, pihaknya memberikan layanan dengan empat pilar keunggulan terbaru yang merefleksikan layanan wealth management melalui digital dan solusi finansial yang disesuaikan dengan aspirasi nasabah. Yaitu advisory, insights, your team, dan privileges.

“Dengan layanan ini, kami berharapdapat melayani dengan lebih baik dan menjadi semakin relevan bagi nasabah. Selain itu, kami juga ingin memberikan inspirasi kepada masyarakat  akan pentingnya berinvestasi dan mencapai tujuan finansial yang diinginkan,”ujarnya. (dna/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here