Juarai Pencak Silat  dan Film

SMK Muhammadiyah Kota Magelang

120
BANGGA: Tim Kreatif Film dan atlet pencak silat SMK Muhammadiyah Kota Magelang didampingi kepala sekolah, Supriyatiningsih, dengan bangga berfoto bersama piala kejuaraannya. (IMA CHAFIDZ/JAWA POS RADAR KEDU)
BANGGA: Tim Kreatif Film dan atlet pencak silat SMK Muhammadiyah Kota Magelang didampingi kepala sekolah, Supriyatiningsih, dengan bangga berfoto bersama piala kejuaraannya. (IMA CHAFIDZ/JAWA POS RADAR KEDU)

MAGELANG–SMK Muhammadiyah Kota Magelang kembali mengukir prestasi di bidang olah raga dan seni. Bertempat di auditorium Universitas Tidar (Untidar) Magelang pada Sabtu-Minggu (4-5/11), SMK Muhammadiyah Kota Magelang berhasil menyabet juara umum pencak silat Untidar Open 2017. Atas raihan prestasi tersebut, SMK Muhammadiyah Kota Magelang membawa pulang 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

“Emas yang kami persembahkan untuk sekolah ini merupakan kebanggaan bagi kami. Dengan berlatih setiap hari dan berjiwa sportif, kami mendapatkan hasil  maksimal yang dapat membanggakan sekolah,” kata  Maulidya Putri, atlet pencak silat yang berhasil meraih emas.

Kepala SMK Muhammadiyah Kota Magelang Supriyatiningsih, menyampaikan,  keberhasilan yang diraih anak didiknya, berkat kerja keras dan usaha yang terus-menerus dilakukan. “Alhamdulillah kami support dan apresiasi kepada anak-anak untuk terus mengukir prestasi dan membudayakan untuk terus berprestasi di semua kegiatan.” Selain itu, SMK Muhammadiyah Magelang juga meraih juara 1 film kreatif dalam rangka Hari Kesehatan Nasional yang digelar oleh Balai Kesehatan Masyarakat. Pengumuman juara disampaikan pada  4 November 2017.

Bramasta, salah satu anggota tim pembuatan film mengaku senang, bangga, sekaligus haru ketika timnya bisa meraih predikat jawara.  “Meski bukan baru kali ini kami memenangkan juara dalam pembuatan film, kami tetap merasa haru.” Film pendek berdurasi kurang lebih 5 menit dan digarap hanya dalam  waktu satu minggu ini, sarat  pesan moral bagi masyarakat untuk hidup sehat. Yakni, dengan konsumsi sayur buah dan lauk pauk. Juga  menghindari rokok, obat-obatan terlarang, dan minuman keras. Supriyatiningsih mengatakan, sekolah mendukung dan memberikan sarana prasarana untuk menunjang kegitan sekolah. Baik yang bersifat seni, olahraga, maupun di bidang pendidikan. (ima/sct/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here