Beli HP Pakai Upal

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SALATIGA – Tiga pelaku pengedar uang palsu (upal) ditangkap jajaran Polsek Sidorejo Polres Salatiga, belum lama ini. Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan 27 lembar uang palsu pecahan nominal Rp 100 ribu. Pelaku tertangkap setelah menggunakan uang itu untuk membeli telepon gengam.

Tiga pelaku yang diamankan adalah Catur Ragil, 32, warga Dusun Kupang Kidul Kelurahan Kupang Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang; Heng Hermanto, 45, warga Dusun Tuksongo Desa Kalisari, Tempuran Kabupaten Magelang dan Slamet Waluyo, 34, warga Kampung Kupang Kidul Kelurahan Panjang Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat korban Tri Wahyu Nurcahyono hendak menjual HP merk Oppo A57 warna hitam melalui jejaring media sosial. Info mengenai HP miliknya diposting pada Selasa (3/10) silam.
Malam harinya pada pukul 21.00, korban dapat pesan singkat dari seseorang yang berniat membeli HP miliknya hingga terjadi tawar-menawar. Hingga akhirnya ada kesepakatan harga Rp 2.100.000, dan janjian bertemu dengan pembeli di Jl. Diponegoro Salatiga dekat dengan pintu masuk Perum lembah Hijau.

Korban bersama dua temannya kemudian bertransaksi dengan ketiga pelaku pada pukul 22.47 dan saat bertransaksi pelaku membayar dengan uang pecahan Rp 100.000 sebanyak 21 lembar.

Keesokan harinya, pada hari Rabu sekitar pukul 11.30 korban makan di rumah makan Bu Toha Tuntang. Kemudian saat berniat membayar makan tersebut, uang pecahan Rp 100.000 ditolak kasir karena uangnya tidak bersinar/tidak menyala saat dicek dengan sinar ulraviolet.

Karena kaget, selanjutnya korban mengeluarkan uang yang disimpannya sebanyak 21 lembar dari hasil penjualan HP dan ternyata semuanya uang palsu.
Sadar telah menjadi korban penipuan, korban lantas melaporkan kejadian ini ke Polsek Sidorejo.

Berdasarkan laporan tersebut selanjutnya unit Reskrim Polsek Sidorejo melakukan penyelidikan. Setelah didapat informasi, pelaku ditangkap dan saat ini terus diperiksa intensif.

Kapolres Salatiga AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubaghumas AKP I Nyomas Suasma menuturkan, dari pemeriksaan para pelaku, uang tersebut tidak dibuat sendiri melainkan dibeli dari seseorang di Jepara. Kini pihak kepolisian terus memburu pelaku utama pembuatan uang palsu ini. (sas/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -