Bayi Dibuang di Teras Rumah Warga Palebon

140
OLAH TKP: Petugas Inafis Polrestabes Semarang saat melakukan olah TKP penemuan bayi. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OLAH TKP: Petugas Inafis Polrestabes Semarang saat melakukan olah TKP penemuan bayi. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG Warga Jalan Panda Timur IA No 16, Kelurahan Palebon, Pedurungan digegerkan adanya temuan bayi di dalam tas yang tergeletak di depan rumah warga. Bayi laki-laki yang diduga lahir prematur tersebut akhirnya meninggal dunia sesaat setelah ditemukan warga.

Bayi malang itu kali pertama ditemukan Rahardian Ikhsan Pratama, 19, sepulang dari kuliah, Selasa (7/11) sekitar pukul 09.30. Saat menghentikan motornya di depan rumahnya di Jalan Panda Timur  IA No 16 Pedurungan,

mahasiswa ini melihat sebuah tas kecil warna hitam tergeletak di depan teras rumah.

Merasa penasaran, Ikhsan lantas menyampaikan adanya tas tersebut kepada tetangganya, Endang, 60. Keduanya lantas memberanikan diri untuk membuka tas tersebut. “Begitu tas dibuka Bu Endang, ternyata di dalamnya berisi bayi laki-laki, masih gerak-gerak, ya seperti masih bernafas,” katanya.

Temuan itu pun dilaporkan kepada tetangga sekitar, termasuk kepada Ketua RT setempat. Hingga akhirnya, temuan itu dilaporkan ke Polsek Pedurungan. Begitu menerima laporan, petugas Polsek Pedurungan yang datang bersama Tim Inafis Polrestabes Semarang langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sayang, bayi yang tadinya masih bergerak itu, akhirnya meninggal dunia sebelum petugas tiba di lokasi kejadian.

Kanit Reskrim Polsek Pedurungan, AKP Ali Santoso, mengatakan, dari hasil olah TKP menemukan sarung guling yang berada di dalam tas berisi bayi tersebut. Selain itu, juga ditemukan secarik kertas bertuliskan “Tolong rawat anak saya, Tegar Narendra, 7 November 2017”. “Di dalamnya ada surat. Diduga dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi terkait temuan bayi tersebut. Selanjutnya jenazah bayi malang itu dibawa ke kamar mayat Polsek Pedurungan guna dilakukan pemeriksaan. “Kasus ini masih kita dalami, guna mengungkap orangtua bayi itu,” ujarnya. (mha/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here