33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Penghasil Bunga Sedap Malam Terbesar

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

BAWEN –  Desa Doplang merupakan penghasil bunga sedap malam terbesar di Kabupaten Semarang. Bunga sedap malam, bahkan menjadi salah satu komoditas yang diunggulkan oleh Desa yang mayoritas penduduknya adalah petani ini.

Mustakim, ketua kelompok Tani Jaya Makmur desa Doplang mengatakan, di Desa ini  hampir 15 hektar tanahnya digunakan untuk menanam bunga sedap malam. Tidak hanya dipasarkan di tingkat lokal, bunga sedap malam dari Desa ini juga dikirim ke luar daerah seperti Jakarta, Bandung, bahkan hingga ke Singapura.

”Biasanya yang ke Singapura itu digunakan untuk membuat parfum. Sebenarnya, di kabupaten Semarang ada dua kecamatan penghasil bunga sedap malam terbesar, yaitu Kecamatan Ambarawa dan sini,” ujar Mustakim kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Mustakim menjelaskan, masa tanam bunga ini mulai dari umur 0 sampai 7 bulan. Setelah itu, umur 8 bulan hingga 1,5 tahun adalah masa panen yang biasanya petani bisa memanen bunga ini dua kali dalam seminggu.”Mengenai harganya biasanya per batang seribu sampai 2 ribu. Tapi kalau pada hari besar tertentu bisa mencapai 5 ribu per batangnya,” jelas Mustakim.

Untuk menggenjot hasil pertanian ini, upaya demi upaya tak henti dilakukan oleh Pemerintah desa. Salah satunya adalah melalui pembangunan infrastruktur demi memperlancar kegiatan pertanian di desa Doplang. Di tahun 2017 ini, dengan dana aspirasi, pemerintah Desa telah membangun 3 Jalut (Jalan Usaha Tani) dan 1 Jitut  (Jalur Irigasi Tingkat Usaha Tani) untuk mendukung kegiatan pertanian di Desa Doplang.

Sekdes : Sukirno. (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
Sekdes : Sukirno. (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

”Satu Jitut untuk kelompok tani Lestari di Dusun Gentan. Sementara 3 Jalut itu untuk kelompok tani Ngudi Makmur di Dusun Krajan, Kelompok tani Tunas Mandiri di Dusun Krajan juga, dan kelompok tani Jaya Makmur di Dusun Klotok. Semua itu untuk memperlancar kegiatan pertanian sehingga dapat mendongrak hasilnya,” jelas Sukirno, sekretaris Desa Doplang mewakili kades Supriyanto.

Selain pembangunan infrastruktur, demi meningkatkan hasil pertanian, pemerintah desa juga menyewakan tanah bengkok kepada petani untuk menanam bunga sedap malam ini. Tentunya, lahan bengkok disewakan dengan harga yang tidak terlalu tinggi.”Pemerintah Desa akan terus mendukung pertanian di sini, karena mayoritas penduduk di sini memang pekerjaannya adalah sebagai petani,” ujarnya. (cr4/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Semarak, Ekspo Produk Unggulan di Pedurungan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Puncak dari serangkaian program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) di Kecamatan Pedurungan menggelar ekspo. Kegiatan tersebut...

Paslon PDIP Tanpa Koalisi dengan Gerindra

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mengumumkan tujuh pasangan calon (paslon) yang diajukan pada bursa Pilkada di tujuh daerah di Jateng....

Telkomsel Dorong Adopsi Mobile Banking

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA–Gencarkan penggunaan layanan mobile banking, khususnya berbasis layanan SMS, Telkomsel menggelar program Racing Weekend Banking. Program yang ditujukan bagi pengguna layanan SMS banking...

Kota Semarang Capai IPM Tertinggi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kota Semarang dahulu kerap dicap sebagai kota yang kemajuannya tertinggal dibanding daerah-daerah lain. Hal ini tergambar dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM)...

Tinjau Pos Damkar Karangawen

DEMAK-Keberadaan pos pemadam kebakaran (damkar) di setiap kecamatan dinilai sangat penting. Selain dapat menunjang tugas pemadam, juga mempermudah koordinasi jika terjadi peristiwa kebakaran. Kepala Satpol...

Peradi Semarang Belum Dukung Fredrich

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Semarang versi pimpinan Fauzie Yusuf Hasibuan tak mengakui turut serta memberikan dukungan atas klaim...