Negara Kawal Perempuan dan Anak

171
SOSIALISASI PERATURAN : Para pembicara dalam seminar sosialisasi perundang-undangan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di AKN Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SOSIALISASI PERATURAN : Para pembicara dalam seminar sosialisasi perundang-undangan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di AKN Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Lembaga Kajian dan Pemberdayaan Masyarakat (LKPM) bekerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggelar seminar sosialisasi perundang-undangan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Sosialisasi yang  berlangsung di gedung Akademi Komunitas Negeri (AKN) ini dihadiri Ketua DPD Golkar, Dr Noor Ahmad MA; Kasubag Humas AKN, Nur Wahid; Maftukhah Kurniawati dari Dinas Sosial, dan Heri Winarno dari Dinas Kesehatan.

Ketua LKPM Demak, Ahmad Zaenudin mengatakan bahwa barometer majunya sebuah negara terletak pada sumber daya manusianya. Karena itu, kata dia, negara harus hadir dalam upaya membangun sumber daya manusia tersebut. “Ini agar Indonesia mampu menghadapi globalisasi. Apalagi, generasi milenial dituntut mampu membuat terobosan dan berdaya saing tinggi,” kata dia.

Menurutnya, LKPM berkomitmen mendampingi masyarakat yang terpinggirkan. “Jangan sampai para perempuan dan anak tereksploitasi serta mengalami kekerasan,” katanya.

Kasubag Humas AKN, Nur Wahid mengatakan bahwa dengan adanya seminar, diharapkan masyarakat mengetahui AKN sebagai lembaga pendidikan yang mampu mengantarkan mahasiswa lebih maju. Narasumber lainnya, Dr Noor Ahmad MA mengatakan bahwa negara akan hadir untuk mengawal dalam memberdayakan perempuan dan perlindungan anak. “Jangan sampai ada ketimpangan sosial dan kekerasan dalam rumah tangga,” katanya. (hib/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here