Pulang Nonton Konser, Dibacok Pria Bercelurit

220
Didik Setyawan. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Didik Setyawan. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANGKota Semarang kembali tidak aman. Penjahat jalanan gentayangan mencari mangsa. Salah satu korbannya Didik Setyawan, 17, warga Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Demak.

Pemuda tanggung ini menjadi korban pembacokan orang tak dikenal saat perjalanan pulang usai menonton pentas musik di Kota Semarang. Akibat kejadian itu, korban harus mendapat perawatan intensif di RSUP dr Kariadi Semarang. Ia menderita luka parah akibat sabetan senjata tajam di bagian punggung sebelah kanan hingga menembus paru-paru.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, aksi penjahat jalanan itu dialami korban di Jalan Brigjend Sudiarto, tepatnya di sebelah barat pertigaan traffic light Kalicari, Semarang, Jumat (3/11) sekitar pukul 23.30 lalu. Bermula ketika korban bersama delapan orang temannya dalam perjalanan pulang menuju Mranggen. Mereka mengendarai 4 motor berboncengan.

Sampai di bawah jembatan tol Gayamsari, tiba-tiba korban dihampiri dua orang tak dikenal dari belakang yang juga berboncengan sepeda motor. Begitu dekat, pelaku langsung menyerang korban dengan senjata tajam jenis celurit.

“Setelah membacok korban, pelaku langsung kabur,” ujar Kumarudin, pendamping hukum korban kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (6/11).

Korban yang terkena sabetan celurit berteriak menahan sakit. Teman korban pun langsung berupaya memberikan pertolongan dengan membawanya ke RS Pelita Anugerah Mranggen, Demak. “Korban dibacok dari belakang, kena punggungnya, sampai tembus ke paru-paru,” bebernya.

Korban mengaku tidak menduga menjadi korban penganiayaan. Menurut Kumarudin, selama menonton pertunjukan musik sampai perjalanan pulang, tidak memiliki masalah dengan orang lain. “Bilangnya korban tidak punya masalah. Posisi korban berboncengan tahu-tahu dibacok dari belakang,” katanya.

Atas kejadian itu, Sabtu (4/11) lalu, orangtua korban telah mendatangi Mapolsek Pedurungan untuk mengadukan aksi penganiayaan yang dialami anaknya. Sedangkan korban sendiri kini dirujuk ke RSUP dr Kariadi Semarang.

“Sekarang korban dirawat di Kariadi. Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek Pedurungan. Motifnya apa, kita juga belum tahu, masih ditangani petugas,” katanya. (mha/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here