Pramuka Eksis, Narkoba dan Separatis Habis

132
KURSUS: Para pembina Pramuka saat mengikuti Kursus Mahir Lanjutan (KML) kepramukaan di Aula Kecamatan Tingkir, Senin (6/11). (IST)
KURSUS: Para pembina Pramuka saat mengikuti Kursus Mahir Lanjutan (KML) kepramukaan di Aula Kecamatan Tingkir, Senin (6/11). (IST)

SALATIGA – Pramuka diharapkan bisa membendung berbagai perilaku negatif anak muda. Menurut Ketua Kwarcab Salatiga Muh Haris, jika kegiatan pramuka eksis, maka narkoba, hedonisme dan separatisme diyakini akan habis.

“Saya berpesan kepada kakak-kakak pembina semua agar dapat menggairahkan kepramukaan di sekolah masing-masing. Selanjutnya jadikan kepramukaan sebagai agenda besar membangun karakter bangsa, dan jadikan pramuka sebagai perekat hubungan,” pesan Wakil Wali Kota Salatiga ini saat membuka Kursus Mahir Lanjutan (KML) kepramukaan di Aula Kecamatan Tingkir, Senin (6/11).

Dijelaskan Haris, saat ini semua menghadapi kemudahan dalam berkomunikasi. Media sosial mendatangkan manfaat serta masalah. Banyak informasi yang tidak benar beredar membuat hubungan kemasyarakatan merenggang. “Mari dengan pramuka kita rekatkan perbedaan yang ada tersebut,” kata Haris.

Semua peserta tampak fokus mengikuti arahan materi konsentrasi motorik melalui gerakan tangan dan yel-yel. Di halaman kecamatan, Haris mengajak para pembina pramuka bermain edukasi.

Kursus yang dilaksanakan 6-11 November tersebut diisi materi antara lain prinsip dasar kepramukaan, kedisiplinan dan menyusun program, organisasi dan administrasi perindukan, dan ditutup dengan kemah.

Kegiatan diikuti 50 guru pembina pramuka perwakilan sekolah se-Salatiga yang terdiri dari 19 pembina siaga, 21 pembina penggalang, dan 10 pembina penegak. Kegiatan dilaksanakan Kwarcab dan diampu oleh Pusat Pelatihan dan Diklat Cabang (Pusdiklatcab). (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here