PKL Tidak Boleh Permanen

PKL Jalan Sriwijaya akan Direlokasi

106

MAGELANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Magelang berencana menertibkan PKL di kawasan Jalan Sriwijaya, Jalan Beringin dan Jalan Singosari yang selama ini dinilai telah melanggar ketentuan. Ketegasan ini dituangkan dalam Surat Edaran bernomor 300/1336/800 tertanggal 26 Oktober 2017 yang disosialisasikan kepada para PKL.

“Benar, tim sudah ke lapangan untuk komunikasi dengan PKL terkait SE Satpol PP tentang ketentuan berjualan bagi PKL,” kata Kepala Satpol PP Kota Magelang Singgih Indri Pranggana, Senin (6/11).

Surat edaran tersebut berisi ketentuan operasional PKL Jalan Sriwijaya, Jalan Beringin, dan Jalan Singosari. Antara lain tidak menempati badan jalan untuk kegiatan usaha, serta tidak meninggalkan lapak, kios, gerobak, alat usaha di trotoar/jalan.

“PKL tidak boleh mendirikan tempat usaha permanen/semipermanen dan tidak memfungsikan tempat usaha untuk tempat tinggal atautidur. Dalam SE ini tertulis juga selambat-lambatnya tanggal 5 November PKL mulai berjualan dengan cara bongkar pasang, tidak menetap atau permanen,” tegas Singgih.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang Joko Budiyono, mengaku memang berencana menata PKL di Jalan Sriwijaya Magelang. Para pedagang akan direlokasi ke tempat yang lebih baik, seperti pusat-pusat atau shelter PKL yang dibangun pemerintah.

Joko mengatakan, seperti yang sudah pernah dilakukan sebelum-sebelumnya, pemindahan PKL bersifat penataan dan pemberdayaan, bukan penggusuran. “Kami tata dan bina, sehingga menjadi lebih baik. Dari sisi lingkungan juga akan lebih tertata, bersih, dan nyaman,” kata Joko.

Joko mengakui bahwa saat ini masih banyak PKL yang berdiri di badan jalan atau trotoar. “Untuk sementara, kami masih membolehkan PKL buka lapak di trotoar atau badan jalan tersebut. Boleh, asalkan bongkar pasang. Artinya, mereka tidak meninggalkan alat usahanya di tempat. Ini sifatnya sementara, karena pada saatnya nanti akan kami relokasi,” jelas Joko.

Untuk tempat relokasi, pihaknya masih melakukan kajian. Dalam kajian itu, akan ditentukan di titik atau shelter mana mereka akan ditempatkan. (cr3/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here