Hotel Ciputra Terbakar, Karyawan Dilatih Tak Panik

146
SIGAP : Sejumlah pemadam kebakaran mencoba menjinakkan api di Hotel Ciputra Semarang. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIGAP : Sejumlah pemadam kebakaran mencoba menjinakkan api di Hotel Ciputra Semarang. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG –  Puluhan karyawan dan pengunjung Hotel Ciputra Semarang (HCS), langsung panic ketika alaram tanda kebakaran berdering. Tak pelak mereka pun berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri. Bahkan ada beberapa karyawan dan pengunjung pingsan hingga harus ditandu oleh petugas medis.

Api yang membakar lantai lantai empat  bangunan hotel semakin besar karena kencangnya angin dan banyaknya bahan yang mudah terbakar di dalam hotel. Tak berselang lama petugas pemadam kebakaran dan puluhan karyawan berusaha memadamkan api, hydran yang ada di depan hotel pun difungsikan untuk upaya pemadaman.

Namun kepulan asap masih keluar dari dalam gedung dan menambah panik tamu di lantai dan ruangan yang lain. Sejumlah petugas menerobos kepulan asap dan menyemprotkan air ke area yang diduga sebagai sumber api serta melakukan evakuasi di tempat yang lebih aman, tak berselang lama api bisa dikenadalikan dan dilakukanlah pembasahan pada beberapa bagian gedung hotel. Situasi tersebut merupakan simulasi kebakaran yang dilakukan management hotel, Senin (6/11) siang kemarin.

“Simulasi ini untuk memberikan edukasi dan gambaran sekaligus sebagai petunjuk bagaimana cara mengatasi bahaya kebakaran. Total ada 80 karyawan mulai dari Security, Tim Dapur dan Karyawan Back Office,” kata Chief Engineering HCS, Setyo Adhi.

Menurutnya pelatihan tersebut sangat penting lantaran pentingnya keselamatan kerja bagi seluruh karyawan HCS  secara khusus serta keselamatan bagi tamu hotel secara umum. Seluruh karyawan HCS pun telah diberi pengetahuan terlebih dahulu mengenai prosedur keadaan darurat, teknik evakuasi, serta pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

“Dengan pelatihan ini, harapannya tentu jika ada kejadian serupa dan benar-benar terjadi, karyawan bisa menguatamakan keselamatannya dan keselamatan pengunjung dengan melalukan evakuasi secepatnya,” jelasnya.

Sementara itu, Public Relations HCS, Shela Tiara menambahkan jika simulasi pemadam kebakaran ini diharapkan menjadi bekal bagi para karyawan untuk mampu mengatasi situasi genting, baik aktif sebagai petugas Emergency Response Team (ERT) maupun pasif sebagai individu yang menghadapi kejadian kebakaran. (den/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here