Dorong Dusun Lebih Mandiri

Desa Jetis, Kecamatan Bandungan

215
SERAH TERIMA : Pemerintah Desa Jetis memberikan bantuan kultivator kepada 3 Dusun yang ada di wilayah desa Jetis, yaitu Jetis, Jombor, dan Ngasem. (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SERAH TERIMA : Pemerintah Desa Jetis memberikan bantuan kultivator kepada 3 Dusun yang ada di wilayah desa Jetis, yaitu Jetis, Jombor, dan Ngasem. (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BANDUNGAN – Tiga kultivator atau mesin pertanian untuk mengolah tanah diberikan kepada tiga dusun di Desa Jetis Kecamatan Bandungan. Ketiga Dusun tersebut adalah Dusun Jetis, Jombor dan Ngasem. Pemberian bantuan ini dimaksudkan agar dusun tersebut bisa lebih mandiri dalam meghasilkan dan mengelola pendapatan yang dapat digunakan untuk mengadakan kegiatan.

Sekretaris Desa Jetis Fery Tri Utomo mengatakan, dengan diberikan bantuan ini, diharapkan dusun tidak menarik iuran dari warga ketika hendak mengadakan kegiatan.”Sudah saatnya warga dinomorsatukan, “ ujar Fery kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Sekdes : Fery Tri Utomo. (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Sekdes : Fery Tri Utomo. (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Dorongan untuk lebih mandiri ini, kata Fery, diberikan kepada semua dusun yang ada di desa Jetis. Namun, lanjutnya, bentuknya berbeda-beda menyesuaikan kebutuhan dari masing-masing dusun.

”Tiga dusun tersebut diberi kultivator karena memang merupakan dusun dengan hasil unggulan di bidang pertanian. Sementara yang lain, seperti dusun yang memiliki kebutuhan pengelolaan sampah, mereka minta bantuan berupa kendaraan roda tiga untuk mengangkut sampah,” ujar Fery.

Bantuan ini, lajut Fery, juga merupakan upaya pemerintah desa untuk membuka lapangan pekerjaan. Seperti kultivator ini, nantinya dapat dioperasikan oleh warga yang membutuhkan pekerjaan, sementara uang sewa tetap masuk ke kas dusun. ”Sama halnya dengan kendaraan roda tiga. Pasti kan butuh orang untuk operasionalnya. Kami akan terus dorong dusun untuk bisa mandiri dengan pengelolaan usaha yang ada,” ujar Fery.

Sementara itu, Kepala Desa Jetis Fajar Budi Laksono berpesan kepada dusun yang menerima bantuan untuk merawat sebaik mungkin bantuan dari Desa. Mengenai hasil yang didapat, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing dusun untuk mengatur.

”Saya berpesan agar bantuan dari Desa ini dirawat dengan baik. Semoga bisa menambah pendapatan bagi dusun, sehingga dalam mengadakan kegiatan seperti pengajian dan kegiatan lainnya dapat dilaksanakan tanpa kendala. Ke depan, ketika semua dusun dapat mandiri, maka upaya menjadikan desa Jetis lebih maju, mandiri, dan berdikari tidak menjadi hal yang sulit,” pungkasnya. (cr4/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here