BPBD Minta Warga Waspadai Bencana Musiman

154
ANTISIPASI: Kepala pelaksana BPBD Demak Agus Nugroho LP memberikan paparan menghadapi bencana banjir. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANTISIPASI: Kepala pelaksana BPBD Demak Agus Nugroho LP memberikan paparan menghadapi bencana banjir. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak mulai mewaspadai datangnya bencana musiman, seperti angin puting beliung dan banjir. Karena itu, untuk menangani potensi bencana tersebut, kemarin seluruh unsur dikumpulkan untuk mendengarkan paparan potensi bencana yang kemungkinan terjadi sebagaimana pengalaman tahun sebelumnya.

Kegiatan rapat koordinasi (rakor) menghadapi musim hujan dan angin puting beliung ini dihadiri Asisten 2 Setda Pemkab Demak, Windu Sunardi, Kepala pelaksana BPBD Agus Nugroho LP dan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jateng.

Asisten 2, Windu Sunardi mengatakan, rakor dinilai penting agar ada persiapan dalam menghadapi bencana. Menurutnya, BPBD sebagai koordinator penanggulangan telah menyiapkan segala sesuatunya, baik dari sisi peralatan, perangkat sampai sumber daya manusia (SDM) yang ada.

Menurutnya, karena sifat bencana itu mendadak dan sulit diprediksi, maka tim harus rutin mengecek peralatan serta fungsinya. “Nah, yang penting adalah bagaimana dalam penanganan bencana itu dapat meminimalkan korban jiwa serta kerugian material,” katanya.

Karena itu, semua SDM yang dimiliki termasuk relawan satuan tugas (satgas) dapat dipersiapkan. Kepala pelaksana BPBD, Agus Nugroho mengatakan, posisi Demak yang berada diwilayah hilir selalu menjadi sasaran banjir. Sebab, Demak dilalui banyak aliran sungai besar.

Air yang dari Salatiga, Grobogan, Ungaran akan mengalir melalui sungai sungai tersebut hingga berpotensi menyebabkan banjir. Karena itu, banjir di Demak disebut sebagai banjir kiriman daerah tetangga.  Agus menambahkan, untuk mengatasi bencana itu, pihaknya telah menyiapkan para relawan didaerah rawan banjir.

Diantaranya, ada relawan Kalijaga, Glagah Wangi Angling Kusumo dan Jaka Tingkir.”Kita berharap, semua kecamatan dapat membentuk satuan relawan seperti yang ada di Kecamatan Mijen, Mranggen, Karangawen dan Sayung,” katanya.(hib/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here