Tawarkan Nuansa Alam dan Beragam Spot Foto

133
MERIAH : Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty (tengah), Bupati Kendal Mirna Annisa (empat dari kiri) dan Pemilik Radja Pendapa Camp, Don Kardono (tiga dari kanan) berfoto bersama usai mengelilingi wahana (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG).
MERIAH : Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty (tengah), Bupati Kendal Mirna Annisa (empat dari kiri) dan Pemilik Radja Pendapa Camp, Don Kardono (tiga dari kanan) berfoto bersama usai mengelilingi wahana (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG).

KENDAL – Objek wisata baru dan unik di Jateng kini semakin bertambah. Diantaranya Radja Pendapa di Desa Segrumung, Meteseh, Kecamatan Boja Kabupaten Kendal yang kemarin menggelar event Pasar Karetan. Destinasi ini lebih mengangkat suasana pedesaan, komplet dengan aneka kuliner, dolanan bocah, dan seni tradisi khas.

Tak hanya itu, Pasar Karetan juga menggabungkan beberapa nuansa tradisional dengan arah modern, sehingga menjadi spot foto bagi wisatawan yang datang. “Terdapat keindahan alam hutan karet yang mengelilingi spot, budaya etnik lokal dari masyarakat, dan konsep kekinian dengan menghadirkan lebih dari 1000 spot swafoto,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty.

Ia menerangkan kolaborasi masyarakat sekitar dengan anak muda zaman serba digital menciptakan atraksi nuansa back to nature. Dimana ada alam, budaya, dan buatan menjadi satu atraksi. Bahkan Kementerian Pariwisata memberikan dukungan penuh karena objek wisata tersebut dianggap punya daya tarik tersendiri. “Kalau dilihat market nya,bukan hanya wisatawan lokal. Wisatawan asing pun bisa sangat terkesan, karena nuansa yang diangkat yakni back to nature sangat terasa,” jelasnya.

Menurut Esthy dengan adanya partisipasi masyarakat lokal ada kuliner tradisional, membatik, membuat payung hias, mendekor, sampai anak-anak diikutkan permainan tradisional akan memberikan pengalaman berbeda saat berkunjung.

Pemilik Radja Pendapa Camp, Don Kardono menambahkan, konsep back to nature yang ditawarkan akan mendekatkan wisatawan yang datang menyatu dengan alam. Sebelum pengunjung menginjakan kaki di lahan sekitar 6 hektare ini, area parkir kendaraan ada di sebuah lapangan yang berjarak sekitar 500 meter dari Pasar Karetan. “Pengunjung difasilitasi kendaraan khas wisata pedesaan odong-odong untuk penjemputan, lalu masuk area gratis. Untuk transaksi, digunakan uang koin kayu yang bisa ditukar di money changer,”  bebernya.

Selain itu, tempat wisata tersebut jiga menerapkan konsep go green, dimana di setiap stan kuliner pengganti alat makan, untuk meminimalisasi penggunaan plastik, gelas kaca, styrofoam, diganti dengan bahan ramah lingkungan seperti mangkuk batok, piring rotan, daun, dan poci tanah liat. “Sengaja kami buat seperti itu, agar lebih ramah lingkungan,” katanya.

Bupati Kendal, Mirna Annisa mengatakan nuansa yang ditawarkan Pasar Karetan sangat luar biasa lantaran letaknya di hutan karet dimana ada atraksi nyata orang jualan. “Saya sangat kagum, objek wisata disini juga ada interaksi dengan masyarakat sekitar. Bahkan saya harap akan meningkatkan potensi ekonomi warga,” katanya. (den/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here