Magelang Dibidik jadi Science Techno Park

88

MAGELANG–Kota Magelang direncanakan menjadi tempat pengembangan Science Techno Park (STP) yang digagas oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Langkah ini diawali dengan kedatangan tim satker dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) Studi Kelayakan Pengembangan Science Techno Park (STP), di Universitas Tidar dan perwakilan dinas terkait di Kota Magelang, baru-baru ini.

Tim Satker Kelembagaan Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Tinggi, Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, David L, menjelaskan, STP merupakan wahana sinergi kelembagaan ilmu pengetahuan dan teknologi guna mewujudkan ekonomi berbasis inovasi dalam kerangka sistem inovasi daerah.

“STP tercantum dalam visi-misi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yaitu dalam isi Nawa Cita ke-6 yang berbunyi membangun sejumlah science dan techno park di daerah-daerah, politeknik dan SMK-SMK dengan prasana dan sarana dengan teknologi terkini.”

FGD untuk melihat kesiapan lokasi pengembangan STP di Magelang. Juga menggali informasi dan potensi dari wilayah Kota Magelang, khususnya untuk dijadikan bahan pertimbangan pengembangan STP.

“Ada 3 unsur terpenting dalam pengembangan STP, yaitu Academic, Bussines, dan Government. Disingkat ABG. Unsur akademik adalah perguruan tinggi, bisnis adalah praktisi, dan pemerintah daerah. Kami berharap bisa kembali ke sini (Untidar) untuk melanjutkan proses pengembangan STP ke proses selanjutnya.”

Perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Magelang, FX. Edi Winarno, mengatakan, potensi industri merupakan bagian dari indikator kelayakan STP. “Potensi industri di Magelang salah satunya industri tahu. Tapi, dalam pengolahannya, kami masih mengalami kesulitan pengelolaan limbah yang dihasilkan. Jika STP nanti dibangun, kami berharap permasalahan industri kecil seperti ini bisa dibantu solusinya.”

Rektor Untidar, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd menyatakan siap membantu dan berkontribusi penuh jika Kota Magelang disetujui sebagai lokasi STP. “Civitas akademika Untidar siap membantu dalam bidang riset, sumber daya manusia, serta fasilitas yang dibutuhkan untuk pengembangan STP.”

Tim Satker juga melibatkan perwakilan dari Badan Pusat Statitstik (BPS), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda). Juga Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) di wilayah Kota Magelang. (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here