Lulusan SMK Dituntut Berinovasi

80

SEMARANG – DPRD meminta SMK di Jateng bisa terus berinovasi dalam memberikan bekal bagi lulusannya. Hal itu, agar lulusan SMK bisa siap mandiri, terlebih di era digital.

“Siswa lulusan SMK harus bisa menguasai media daring (online) untuk bisa menciptakan lapangan kerja. Karena mereka sudah dibekali skill,” kata anggota Komisi E DPRD Jateng, Sri Maryuni.

Ia menambahkan, tuntutan zaman jelas akan berpengaruh terhadap pekerjaan. Karena banyak yang mulai beralih ke teknologi dan jelas akan ada beberapa jenis pekerjaan yang hilang. Di era digital ini sekolah harus bisa mengakomodasi siswa supaya bisa menggunakan sosial media agar saat lulus nanti bisa menciptakan lapangan kerja. “SMK dituntut bisa memandirikan siswa. Mindset lulusan SMK harus jadi pekerja dihilangkan. Jadilah pelaku usaha,” tambahnya.

Sejauh ini memang masih banyak alumnus SMK yang belum bisa mengembangkan dirinya sesuai potensi yang didapatkan. Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah dan orangtua. “Tuntutan pekerjaan semakin banyak, jadi harus ada skill yang bagus agar bisa terus bersaing,” tambahnya.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen Adv menambahkan, keberadaan SMK dinilai sangat bagus. Sebab, mereka sudah dibekali skill atau kemampuan yang tidak didapatkan di sekolah SMA/MA. Sehingga harusnya, begitu lulus sudah siap kerja atau bahkan membuka lapangan pekerjaan. “Lulusan SMK harus lebih kreatif, karena mereka sudah mendapatkan keahlian,” tambahnya.

Ia berharap dengan semakin banyaknya SMK bisa menjadi alternatif mengurangi pengangguran di Jateng. Karena masih banyak anak-anak yang memang dari keluarga menengah ke bawah dan tidak mampu masuk perguruan tinggi. “Artinya kalau memang lulus harus dapat pekerjaan, agar angka pengangguran tidak bertambah banyak,” tambahnya. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here