Klaim Melebihi Survei KHL

Usulan UMK Temanggung

96

TEMANGGUNG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung mengajukan usulan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2018 ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Angka yang diajukan adalah Rp 1.557.000.

Kepala Seksi Bidang Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Temanggung, Sariyanto, mengatakan, pihaknya telah meminta persetujuan Bupati Temanggung perihal UMK 2018. “Pak Bupati sudah teken (tanda tangan, red). Surat sudah kita kirim Pemprov. Sekarang tinggal menunggu persetujuan gubernur, sembari menunggu ada revisi, jika ada yang keberatan dari pihak buruh maupun pengusaha.”

Sariyanto mengklaim, munculnya usulan Rp 1.557.000, melalui pertimbangan besarnya inflasi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan lainnya. Jumlah tersebut, lanjut Sariyanto, lebih besar dibandingkan penghitungan Dewan Pengupahan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015 yang hanya Rp 1.556.184,70.

“Kita lakukan pembulatan ke atas dan disepakati angka UMK Rp 1.557.000 untuk tahun 2018. Angka tersebut sudah disepakati oleh Dewan Pengupahan.” Sariyanto menyampaikan, besaran UMK 2018 mengalami kenaikan rata-rata 8,71 persen dari UMK 2017 sebesar Rp 1.431.500. Ia mengklaim, angka ini sudah lebih dari 100 persen melampaui survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang terhitung di angka Rp 1.322.174,68. (san/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here