Kades Harus Pahami Aturan Dana Desa

450
DANA DESA: : Anggota Komisi III DPR RI Abdul Karding Karding bertemu ratusan kepala desa se-Kabupaten Magelang, Sabtu (4/11) (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu).
DANA DESA: : Anggota Komisi III DPR RI Abdul Karding Karding bertemu ratusan kepala desa se-Kabupaten Magelang, Sabtu (4/11) (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu).

MAGELANG – Sebagian besar kepala desa belum paham dengan aturan penggunaan dana desa. Mereka rentan terjerat kasus hukum.

“Banyak kepala desa di wilayah Jawa Timur, Sumatera dan Kalimantan yang akhirnya terjerat penyalahgunaan dana desa. Karena memang, masih banyak kepala desa yang belum memahami secara utuh penggunaan dana desa, yang boleh atau tidak boleh dalam peruntukannya,” ujar Anggota Komisi III DPR RI Abdul Karding Karding usai memberikan sosialisasi empat pilar MPR RI kepada ratusan kepala desa se-Kabupaten Magelang, Sabtu (4/11).

Padahal menurut Karding, pemerintah sudah menjalin upaya pencegahan penyalahgunaan dana desa dengan bekerjasama dengan kepolisian, kejaksaan dan beberapa instansi lainnya. Selain itu, dasar pengawasan dana desa sudah tertuang dalam perjanjian kerjasama antara pemerintah dan Kapolri. “Bahkan Kapolri sudah memerintahkan seluruh jajaran di bawahnya untuk ikut mengawasi dan memberikan pendampingan di tingkat Polsek sekali pun. Langkah ini sudah bagus dan juga tetap harus sinkron karena jangan sampai ada beberapa pihak yang akhirnya memanfaatkan hal ini,” tegas Karding.

Karding mengapresiasi, hampir semua kepala desa di Kabupaten Magelang hingga saat ini masih tertib dan belum terdengar adanya penyalahgunaan dana desa. “Karena dana desa adalah salah satu upaya pemerintah untuk membangun negera yang maju dimulai dari desa. Menyalahgunakan dana desa sama saja menghancurkan negara sedikit demi sedikit,” tegas Karding.

Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo dalam kesempatan yang sama meminta seluruh jajaran Kapolsek untuk tidak bermain-main dalam mengawasi penggunaan dana desa. Keterlibatan pihak kepolisian di tingkat Polsek adalah sebagai pendamping dan upaya pencegahan penyalahgunaan dana desa. “Bahkan beberapa Kapolsek sudah sering turun langsung memberikan pengarahan kepada kepala desa dan masyarakat desa. Malah beberapa Kapolsek juga kreatif membuat format paparan peruntukan dana desa,” katanya. (cr3/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here