Tawarkan Kenyamanan Bagi Penggemar Adventure

Honda Africa Twin

162
TEMAN BERPETUALANG : Model berpose disamping moge terbaru, Honda Africa Twin atau yang sering disebut CRF 1.000 L yang mengusung konsep adventure (FOTO-FOTO: Nurchamim/jawa pos radar semarang).
TEMAN BERPETUALANG : Model berpose disamping moge terbaru, Honda Africa Twin atau yang sering disebut CRF 1.000 L yang mengusung konsep adventure (FOTO-FOTO: Nurchamim/jawa pos radar semarang).

Produk motor gede (moge) baru dari Astra Honda Motor (AHM) yakni Honda Africa Twin kini sudah resmi dipasarkan di wilayah Jawa Tengah. Africa Twin atau yang sering disebut CRF 1.000 L ini mengusung konsep adventure dan siap memanjakan pencinta otomotif yang ingin tenaga besar dan kenyamanan dalam berekendara.

Corporate Communication Astra Motor Jateng, Muhammad Ryan Ayubi  mengatakan motor tersebut menggendong mesin dengan kapasitas 998 cc. Menawarkan dua model yang berbeda sesuai selera pengendara, yakni varian Manual ABS yang hadir dalam dua pilihan warna, Victory Red dan Tricolor. Sementara untuk varian kedua adalah tipe DCT ABS. “Africa Twin menggunakan mesin tipe paralel-twin yang sebelumnya sudah diberikan Honda pada model off-road CRF250R/450R, tentunya menawarkan tenaga yang besar dan siap memacu adrenalin,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Sesuai konsepnya, motor tersebut memiliki bodi yang kokoh. Motor ini juga dilengkapi dengan dua lampu utama yang menggunakan teknologi LED serta sudah mengusung windscreen yang siap melindungi pengendara dari terjangan angin dari arah depan. Guna memaksimalkan riding style yang anda miliki, motor petualang baru ini juga menawarkan jok dengan posisi lebih rendah dibandingkan dengan stang kemudi. “Posisi untuk pengendara akan terasa nyaman saat menjelajah jalanan offroad ataupun touring jarak jauh di jalanan aspal,” bebernya.

Pada bagian suspensi dan rangka, Africa Twin mengadopsi frame yang cukup kuat dan kokoh berupa steel semi-double cradle. Sementara bagian suspensi menggunakan tipe inverted fork atau upside down pada bagian depan dengan diameter 43 mm. Suspensi belakang menggunakan monoshock dimana kedua suspensi depan atau belakang ini bisa diatur sesuai selara pengendara. “Bagian velg belakang menggunakan velg berukuran 18 inchi dengan dipadukan ban berukuran 150/70 tubeless. Sementara untuk sisi depannya dipasang velg berukuran 21 inchi dengan ban berukuran 90/90 tubeless,” jelasnya.

Dibanderol dengan harga Rp 464.350.000, untuk tipe manual dan  Rp 499.350.000 untuk tipe DCT, motor ini dilengkapi cakram kembar bagian depan dan belakang. Motor ini juga dilengkapi dengan teknologi ABS serta parking brake system, hanya saja dikhususkan untuk model DCT.

Panel instrumen speedometer pun sangat lengkap dengan adanya indikator bahan bakar, odometer,  ABS, HTSC, tripmeter dan indikator posisi gear. “Motor ini bisa disebut monster jinak, karena punya karakter yang tidak terlalu liar. Ditambah lagi punya reading mode yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan,” tutupnya. (den/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here