Izin Suami Paspor untuk Berkarier

53
DITUNTUT KONSISTEN : Menjaga eksistensi suatu hotel, diakui Yuni bukan merupakan hal yang mudah (Nurchamim/jawa pos radar semarang).
DITUNTUT KONSISTEN : Menjaga eksistensi suatu hotel, diakui Yuni bukan merupakan hal yang mudah (Nurchamim/jawa pos radar semarang).

Setinggi apapun jabatan yang diampu oleh Yuni, bagi ibu dari dua putri ini, keluarga tetap yang utama. Kerjasama dengan suami menjadi kunci agar karier dan keluarga dapat seiring berjalan.

Ya, belasan tahun berkecimpung di dunia perhotelan, perempuan yang hobi membaca ini juga tak kurang berkeliling, traveling dari satu kota ke kota lain dalam kaitannya dengan pengembangan hotel tempat ia bernaung.

“Saya pernah menangani 14 hotel yang berlokasi di berbagai kota. Hampir sebulan saya tidak pulang ke rumah karena harus berpindah terus. Itu saya jalani sekitar empat tahun, dan saya rasa sudah cukup,” ujarnya.

Sementara lanjutnya, untuk saat ini dia sudah menetapkan diri untuk tidak kemana-mana, walaupun sebetulnya kariernya masih bisa berkembang kalau mau ke luar kota. Tapi balik lagi, bagi istri dari Dian Kusuma Jati ini, keluarga tetap nomor satu. “Paspor saya, ya izin dari suami. Kalau suami meminta saya untuk tinggal, ya saya akan tinggal,” ujarnya.

Diakui Yuni, meski tidak disibukkan dengan kegiatan ke luar kota, posisinya sebagai General Manager juga menuntutnya untuk kerja ekstra. Pulang lebih dari jam kerja juga harus dilakoni. Disinilah kerjasama yang baik dengan suami menjadi kunci.

“Suami saya juga memiliki kesibukan sendiri. Tapi untuk keluarga, khususnya anak, komunikasi jelas harus berjalan dengan baik. Apa yang saya lakukan juga atas izin suami. Jadi misalnya saat saya terpaksa pulang malam, suami ada di rumah untuk menemani anak. Namun saat libur, waktu saya khusus untuk keluarga,” ujarnya. (dna/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here