Diguyur Hujan Deras, Jalan Pahlawan Terendam

49
ASYIK BERMAIN : Anak-anak memanfaatkan banjir dengan bermain di tengah kemacetan arus lalu lintas di Jalan Pahlawan yang menuju arah Simpang Lima, Sabtu siang (4/11) kemarin (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
ASYIK BERMAIN : Anak-anak memanfaatkan banjir dengan bermain di tengah kemacetan arus lalu lintas di Jalan Pahlawan yang menuju arah Simpang Lima, Sabtu siang (4/11) kemarin (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG-Pusat Kota Semarang, tepatnya di Jalan Pahlawan yang menuju arah Simpang Lima terendam, setelah diguyur hujan deras sekitar tiga jam, Sabtu siang (4/11) kemarin. Akibatnya, arus lalulintas tersendat dan menimbulkan kemacetan.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang di lapangan, titik genangan air mulai dari Bundaran Air Mancur sebelah barat atau menuju kawasan Taman Menteri Supeno alias Taman KB serta menuju arah Lapangan Simpang Lima. Ketinggian air di tepi jalan, mencapai 20 sentimeter atau persis setinggi pedestrian. “Disini kalau hujan deras, jadi langganan banjir dan lalulintas juga macet. Apalagi lokasinya ini persimpangan, kendaraan jadi menumpuk dan harus pelan-pelan biar mobil tidak mogok,” kata Frangki, warga yang berada di lokasi Taman KB, Sabtu (4/11) kemarin.

Menurutnya, genangan air tersebut penyebabnya diduga akibat tidak lancarnya saluran air. Meski hanya sebentar, sangat merepotkan masyarakat khususnya pengguna jalan. “Ya memang paling tidak sampai 1-2 jam sudah kering. Tapi tergantung juga, kalau hujannya tak kunjung reda, ya tergenang terus. Kalau sudah begini serba repot, jalan jadi macet,” keluhnya.

Berbeda dengan anak kecil di sekitar lokasi. Mereka justru asyik bermain di tengah genangan air, meski di sampingnya lalu lalang kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas.

Sementara itu, beberapa petugas dari Pemkot Semarang berusaha memperlancar saluran air dengan menggunakan beberapa alat.

Sementara, pengguna jalan, Bendi berharap pemerintah segera menangani drainase di Kota Semarang, mengingat musin penghujan telah tiba. “Kalau bisa saluran-saluran air secepatnya diperbaiki. Begitu juga masyarakat, jangan buang sampah sembarangan supaya tidak menyumbat saluran air,” pungkasnya. (mha/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here