Berharap Tak Ada Perubahan

108
HARUS FOKUS: PSIS berharap operator kompetisi tidak melakukan perubahan jadwal lagi agar bisa fokus mempersiapkan diri menghadapi delapan besar. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HARUS FOKUS: PSIS berharap operator kompetisi tidak melakukan perubahan jadwal lagi agar bisa fokus mempersiapkan diri menghadapi delapan besar. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Head coach PSIS, Subangkit berharap sudah tidak ada lagi perubahan jadwal babak delapan besar Liga 2 sehingga timnya bisa benar-benar fokus menatap babak perempat final kompetisi kasta kedua di Indonesia itu.

Seperti diketahui, PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah beberapa kali melakukan perubahan jadwal. Terakhir pelaksanaan laga kedua dan ketiga Grup Y babak delapan besar diputuskan diundur sehari yaitu digelar pada 14 dan 17 November 2017.

“Perubahan jadwal kemarin sempat mempengaruhi persiapan kami karena bagaimanapun juga kami harus mengatur program menuju pertandingan, dan untuk itu harus ada kejelasan jadwal,” kata Subangkit.

Namun yang jelas untuk saat ini pelatih asal Pasuruan itu menegaskan timnya sudah siap bertarung di perempat final bersama tiga pesaing mereka yaitu Persebaya Surabaya, PSPS Riau dan PS Mojokerto Putra.

Selain itu coach Subangkit juga berharap sudah tidak ada lagi pemindahan venue. Tim berjuluk Mahesa Jenar sebenarnya sempat diuntungkan dengan jadwal sebelumnya dimana pertarungan Grup Y akan digelar di Stadion Patriot Candrabaga Bekasi sebelum akhirnya dipindahkan di Stadion Wibawa Mukti Cikarang.

Maklum saja, sekuat Mahesa Jenar saat ini dihuni tujuh pemain langganan starter yang sebelumnya tergabung di tim Jawa Tengah yang turun di ajang PON Jabar 2016 lalu. Tujuh pemain tersebut sudah pernah merasakan atmosfir bertanding di Stadion Patriot pada perhelatan PON Jabar.

“Paling tidak adaptasi kami di Stadion Wibawa Mukti besok harus maksimal. Rencananya kami akan bertolak pada tanggal 7 November mendatang,” sambung pelatih yang musim lalu menukangi tim Mitra Kukar FC itu.

Sementara pagi (4/11) kemarin Haudi Abdillah dkk telah melakoni laga uji coba terakhir sebelum melakoni delapan besar. PSIS berhasil menang 4-0 atas PS USM melalui gol Hari Nur Yulianto, Franky Mahendra dan Tegar Infantrie.

Namun uji coba tersebut harus dibayar mahal dengan cideranya Hari Nur Yulianto yang mengalami memar di paha kanannya setelah berbenturan dengan pemain belakang PS USM.,”Kondisi Hari Nur sedang ditangani oleh dokter tim dan fisioterapis tim. Mudah-mudahan dia bisa pulih dalam beberapa hari ke depan,” pungkasnya. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here