Bantu Pengobatan Warga Bukit Menoreh

137
PERIKSA GRATIS-Perwakilan Djarum Foundation Arvi Oktaviendra (kedua dari kiri) dan Legowo Kadri (tengah berdiri), Dodik Suseno (tengah), saat memantau pelayanan gratis di balai desa Desa Ngargoretno (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
PERIKSA GRATIS-Perwakilan Djarum Foundation Arvi Oktaviendra (kedua dari kiri) dan Legowo Kadri (tengah berdiri), Dodik Suseno (tengah), saat memantau pelayanan gratis di balai desa Desa Ngargoretno (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

MAGELANG-Kebutuhan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, terbantu dengan hadirnya program Bakti Sosial (Baksos) Pelayanan Kesehatan Massal yang digelar Djarum Foundation bersama Yayasan Bakti Insan Negeri (YBIN), Sabtu (4/11) kemarin di balai desa setempat.

Ratusan warga di daerah lereng Bukit Menoreh tersebut, menyambut positif kegiatan gratis yang melayani konsultasi, pemeriksaan cek tensi dan asam urat, dan pemberian obat.

Kepala Desa Ngargoretno, Dodik Suseno, mengungkapkan, pelayanan kesehatan tersebut sangat bermanfaat, karena digelar dekat tempat tinggal warga. Sehingga tidak perlu jauh untuk mengunjunginya. Di Kecamatan Salaman sendiri, ada dua puskesmas.

“Warga Ngargoretno yang sedang sakit tidak perlu jauh datang. Apalagi pemeriksaan di sini bisa memberi rujukan, sehingga juga memudahkan warga untuk pengobatan lanjutan,” jelas Dodik mengawali kegiatan. Selain itu, kesempatan untuk konsultasi dengan dokter juga akan meningkatkan kesadaran warga terhadap kesehatan. “Seringkali masyarakat mengabaikan sakit yang diderita. Seharusnya, kalau ada keluhan minimal langsung diperiksakan ke puskesmas terdekat,” imbuhnya.

Perwakilan dari Djarum Foundation, Arvi Oktaviendra, mengatakan, program Baksos Pelayanan Kesehatan Massal dijalankan rutin ke berbagai daerah. Terutama, daerah terpencil, pelosok, pesisir pantai, serta wilayah – wilayah yang cukup jauh dari tempat pelayanan kesehatan. “Kami harap meringankan beban warga. Kegiatan ini sudah digulirkan sejak 2011 dan terlaksana 67 kali,” tuturnya.

Tim Medis YBIN, dr Mada Gautama, menambahkan, kegiatan ini upaya membantu program pemerintah dalam bidang kesehatan. “Terutama menjangkau daerah terisolir atau cukup jauh dari tempat pelayanan kesehatan,” paparnya. (fiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here