UMK Diusulkan Rp 1,735 Juta

85

SALATIGA – Upah Minimun Kota (UMK) Salatiga tahun 2018 diusulkan naik menjadi Rp. 1.735.930,06. Ini berarti ada kenaikan sebesar 8,71 persen dari UMK Salatiga tahun 2017 yang sebesar 1.596.844,87.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Salatiga Sri Joko Nurhadi menguraikan, usulan tersebut berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik dan Surat Gubernur Jawa Tengah Nomor 561/0016126 tanggal 24 Oktober 2017 perihal rekomendasi upah minimum kab/kota serta hasil pertemuan dengan Dewan Pengupahan Kota Salatiga.

“Adapun penghitungan UMK tersebut berdasarkan inflasi year on year September 2017 nasional sebesar 3,72 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 4,99 persen, sehingga totalnya adalah 8,71 persen. Sehingga kenaikan UMK adalah sebesar 8,71 persen dari UMK tahun 2017,” jelas Sri Joko ketika beraudiensi dengan Wali Kota Salatiga Yuliyanto di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Jumat (3/11).

Dijelaskan lebih lanjut, usulan tersebut akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk mendapatkan persetujuan, sesuai dengan PP no.78 Tahun 2015 tentang pengupahan.

Sementara itu, Yuliyanto memberikan apresiasi kepada Dewan Pengupahan Kota Salatiga karena telah turut menjaga iklim kondusif di Kota Salatiga. “Di Salatiga ini iklim antara pekerja, pengusaha dan perusahaan sangat kondusif. Hal tersebut tentu saja atas peran berbagai pihak, salah satunya adalah Dewan Pengupahan ini,” ujar Yuliyanto.

Ia juga berpesan agar musyawarah dan mufakat selalu dikedepankan untuk menyelesaikan permasalahan. “Pemkot Salatiga selalu membuka ruang untuk bermusyawarah untuk mufakat. Jika perlu audiensi, silakan beraudiensi dengan tertib dan nyaman, tidak perlu sampai turun ke jalan,” imbau dia. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here