UMK Diusulkan Naik Rp 126.100

154

KEBUMEN—Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kebumen tahun 2018, diusulkan naik 8,79 persen dari UMK tahun 2017. Atau, terjadi kenaikan sekitar Rp 126.100. UMK 2018 diusulkan sebesar Rp 1.560.000, dari UMK sebelumnya, 2017, sebesar Rp 1.433.900.

“Usulan UMK sudah melalui kesepakatan Dewan Pengupahan Kabupaten Kebumen,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disnaker KUKM) Kebumen, Dwi Suliyanto.

Kata Dwi, besaran usulan UMK menyesuaikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan. Yaitu, penetapan upah minimum dilakukan berdasarkan kebutuhan hidup layak dengan memperhatikan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Dwi membeber, penetapan usulan upah minimum dihitung dari UMK 2017 ditambah pertumbuhan ekonomi dan kenaikan inflasi (8,7 persen) dikali UMK tahun 2017. Perhitungannya, UMK 2018 sebesar Rp 1.433.900, ditambah Rp 124.749 menjadi Rp 1.558.649, lantas dibulatkan menjadi 1.560.000.

Kata Dwi, usulan UMK 2018 telah diserahkan kepada Bupati Kebumen untuk mendapatkan persetujuan. “Setelah itu, diserahkan kepada gubernur untuk dibahas sebelum nantinya ditetapkan.” (jpg/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here