Tak Gunakan Lagi Strobo dan Sirine

278
TERTIB BERLALU LINTAS: Sejumlah pengurus Mercedes Benz W211 Semarang Chapter bersama Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi (6 dari kiri) (ISTIMEWA).
TERTIB BERLALU LINTAS: Sejumlah pengurus Mercedes Benz W211 Semarang Chapter bersama Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi (6 dari kiri) (ISTIMEWA).

SEMARANG– Satuan Lalu Lintas seluruh Indonesia sedang gencar-gencarnya menggelar Operasi Zebra Candi 2017 pada 1-14 November. Sasaran operasi ini adalah penertiban penggunaan lampu rotator, strobo dan sirine serta kelengkapan kendaraan lainnya, baik mobil maupun motor.  Di kalangan komunitas otomotif sendiri, lampu strobo dan sirine sering digunakan saat melakukan konvoi maupun touring. Di mana keduanya biasa digunakan sebagai tanda isyarat iring-iringan di jalan.

Ketua Umum  Mercedes Benz W211 Semarang Chapter Hendry Susilo melalui humas Sunatha Liman Said menyatakan, komunitasnya tidak menggunakan rotator, strobo dan sirine saat di jalan atau touring. “Saat ini, klub Mercedes Benz W211 Semarang Chapter sudah mulai sadar untuk tidak menggunakan lampu rotator, strobo dan sirine,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Pihaknya juga telah menghimbau kepada seluruh anggota klub  Mercedes Benz W211 Semarang Chapter tidak menggunakan rotator, strobo dan sirine pada mobil, karena itu sudah menjadi larangan.

Hal itu disambut baik Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi. Ia menyatakan, klub Mercedes Benz W211 Semarang Chapter bisa menjadi pelopor serta inisiator dalam tertib berlalulintas.

“Ini merupakan upaya yang sangat membangun dalam hal tertib berlalulintas, karena lalu lintas merupakan cermin budaya bangsa, simbol modernitas serta urat nadi kehidupan,” jelasnya di sela menerima pengurus klub Mercedes Benz W211 Semarang Chapter, Kamis (2/11).

Ardi mengakui, dukungan dari klub otomotif sangat dibutuhkan dalam menyukseskan Operasi Zebra Candi 2017. “Saya berharap dengan digelarnya Operasi Zabra Candi 2017 bisa meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Stop pelanggaran dan stop kecelakaan. Keselamatan untuk kemanusiaan,” tegas Ardi. (*/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here