Pakai Kostum Zebra, Hadang Pengendara Nekat

228
JANGAN NEKAT: Sosialisasi gabungan yang dilakukan Polres Kendal, Dishub Kendal dan PT KAI di palang pintu perlintasan rel KA Kaliwungu, kemarin (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADR SEMARANG).
JANGAN NEKAT: Sosialisasi gabungan yang dilakukan Polres Kendal, Dishub Kendal dan PT KAI di palang pintu perlintasan rel KA Kaliwungu, kemarin (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADR SEMARANG).

KENDAL—Satlantas Polres Kendal bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kendal bersama PT KAI DAOP IV Semarang, melakukan sosialisasi tertib perlintasan rel Kereta Api (KA). Masyarakat diminta tidak menerobos pintu perlintasan rel KA. Sosialisasi dilakukan di perlintasan palang pintu rel KA Kaliwungu, Jumat (3/11).

Petugas memasang rambu dan poster larangan untuk tidak menerobos palang pintu KA. Masyarakat diminta tertib dalam antrean saat palang pintu tertutup. Sosialisasi ini penting,  kesadaran masyarakat akan tertib perlintasan KA masih kurang. Banyak kecelakaan di perlintasan KA karena masyarakat nekat menerobos.

Ada yang unik dalam sosialisasi kali ini, salah seorang petugas mengenakan kostum Zebra dan menghadang pengendara yang hendak menerobos perlintasan KA yang sudah ditutup.

Tidak hanya memberikan sosialisasi, petugas juga memasang barikade agar kendaraan tidak masuk ke jalur lain sehingga mengakibatkan kemacetan.

Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Edy Sutrisno mengatakan,  sosialisasi ini merupakan rangkaian pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2017 untuk memberikan edukasi kepada pengguna jalan agar tertib berlalu lintas.

“Hal ini untuk mengurangi angka kecelakaan di perlintasan KA akibat menerobos. Sedangkan barikade di tengah jalan untuk memisahkan lajur kiri dan kanan. Tujuannya jelas agar tidak menimbulkan kemacetan karena saling serobot lajur,” katanya, kemarin (03/11).

Selain memberikan sosialiasi kepada pengguna jalan, jajaran Polres Kendal bersama Kodim 0715 Kendal menggelar pemeriksaan surat kendaraan di sejumlah titik. Pemeriksaan kendaraan ini dilakukan untuk menertibkan pelanggaran baik masyarakat umum maupun anggota kepolisian dan TNI.

“Operasi gabungan ini akan terus dilakukan selama Operasi Zebra Candi 2017 hingga 14 November mendatang. Khusus untuk anggota TNI nanti provos Kodim Kendal yang memeriksanya,” tambahnya Edi Sutrisno.

Salah satu pengguna jalan, Hasan mengaku terkesan dengan sosialisasi di perlintasan KA. Menuruntya hal itu tepat, karena perlintasan KA Kaliwungu kerap diterobos karena palang yang tidak rapat. Sehingga masih ada celah khusus pengendara roda dua untuk menerabas melalui celah pintu yang tidak berpalang. “Sedianya palang ini ditutup rapat, sehingga tidak ada pengguna jalan yang menerobos,” tandasnya.  (bud/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here