Maksimalkan Penjualan Hasil Pertanian

Desa Kuwarasan, Kecamatan Jambu

162
BUKTI PRESTASI: Suyadi, Kepala Desa Kuwarasan berfoto bersama penghargaan dari Kemenkumham kepada Desa Kuwarasan sebagai desa sadar hukum (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG).
BUKTI PRESTASI: Suyadi, Kepala Desa Kuwarasan berfoto bersama penghargaan dari Kemenkumham kepada Desa Kuwarasan sebagai desa sadar hukum (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG).

JAMBU – Produk pertanian menjadi salah satu penggerak roda perekonomian warga Desa Kuwarasan. Dengan hasil yang cukup banyak, hasil pertanian seperti durian, nangka, alpukat dan beberapa lainnya bahkan berhasil memenuhi kebutuhan daerah lain, seperti daerah Gunung Pati, kota Semarang dan beberapa daerah lainnya.

Kepala Desa Kuwarasan Suyadi mengatakan, sektor pertanian memang selalu didorong untuk bisa meningkatkan hasil. Berbagai cara telah dilakukan seperti dilakukannya cangkok durian untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian.”Jadi yang bawah itu bibit pohon durian biasa, disambung dengan durian kualitas super. Sehingga hasilnya bisa bagus,” kata Suyadi di kantor kepala Desa kemarin.

Selain itu, upaya peningkatan hasil pertanian juga dilakukan Suyadi dengan rutin menyelenggarakan pertemuan bersama para petani. Dalam kesempatan ini, dirinya selalu mencoba memberikan motivasi kepada para petani serta memberikan stimulan untuk membantu pembibitan. ”Adanya dana Desa, cukup membantu kami untuk memberikan stimulan ke para petani,” ujarnya.

Disinggung mengenai Desa wisata seperti yang tengah digalakkan beberapa desa lainnya, Suyadi juga telah memiliki rencana untuk mengembangkan Desa wisata religi. Ia katakan, di Desa Kuwarasan terdapat makam syeh Gunung Mblalak yang sering didatangi peziarah yang mengetahui sejarah dari tokoh ini.”Sudah kami perbaiki sehingga nanti para peziarah juga bisa lebih nyaman ketika ziarah. Termasuk akses ke sana,” katanya.

Tahun ini, lanjutnya, akan dialokasikan dana untuk melakukan pembangunan makam yang teradapat di Dusun Kalisari RT 11 RW 2, tepatnya di lereng gunung Mblalak ini. Dirinya berharap, kedepan masyarakat tidak melupakan sejarah ataupun jasa para pendahulu dengan melakukan ziarah ke makan tokoh berjasa ini.

”Harusnya tidak melupakan begitu saja, karena bagaimanapun tokoh ini sudah berjasa di masa lalu,” ujar kepala Desa yang berhasil membawa Desa Kuwarasan sebagai Desa tertib pajak sejak 2007 hingga 2017.

Bahkan Desa ini juga mendapat penghargaan dari Kemekumham sebagai Desa sadar hukum dengan berbagai kriteria yang mampu dipenuhi Desa ini. (cr4/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here