Kembangkan Aplikasi Ukur Ketinggian

110
TEKEN MOU : Rektor Undip Prof Yos Johan Utama, Kepala KNKT Dr Ir Soerjanto Tjahjono dan Direktur Utama (Dirut) PT Angkasa Pura I, Danang S Baskoro melakukan penandatanganan MoU, di Crowne Hotel Plaza Semarang, Rabu (3/11) kemarin (AFIATI TSALITSATI /JAWA POS RADAR SEMARANG).
TEKEN MOU : Rektor Undip Prof Yos Johan Utama, Kepala KNKT Dr Ir Soerjanto Tjahjono dan Direktur Utama (Dirut) PT Angkasa Pura I, Danang S Baskoro melakukan penandatanganan MoU, di Crowne Hotel Plaza Semarang, Rabu (3/11) kemarin (AFIATI TSALITSATI /JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG–Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) gandeng Universitas Diponegoro (Undip) dan Angkasa Pura I dalam proyek penelitian dan pengembangan penggunaan aplikasi teknologi informasi alat pengukur ketinggian air di permukaan landas pacu (runway). Menyusul banyaknya kecelakaan penerbangan di bandara yang disebabkan oleh faktor cuaca, seperti perubahan arah dan kecepatan angin di bandara.

“Beberapa kecelakaan penerbangan di bandara disebabkan oleh faktor cuaca,” jelas Kepala KNKT, Dr Ir Soerjanto Tjahjono kepada Jawa Pos Radar Semarang, di Crowne Hotel Plaza Semarang, Jumat (3/11) kemarin.

Soerjanto mengatakan bahwa manusia tidak boleh menyerah kepada faktor alam seperti seperti perubahan cuaca yang kerap menjadi penyebab kecelakaan tersebut. Salah satu solusi yang diinisiasi KNKT melalui pengembangan sistem informasi peringatan dini cuaca adalah Low Level Windshear di bandara.

“Semoga tindak lanjut dari nota kesepahaman ini dapat mengurangi kecelakaan penerbangan di Bandara. Manusia diberikan kelebihan untuk memikirkan cara untuk mengatasinya,” ujarnya.

Soerjanto menggarisbawahi, nota kesepahaman ini sebagai pedoman untuk melaksanakan penelitian dan pengembangan sistem informasi atau peringatan dini cuaca di bandara untuk keselamatan penerbangan. Sedangkan tujuannya adalah untuk melakukan penelitian dan pengembangan sistem informasi peringatan dini cuaca di bandara untuk keselamatan penerbangan.

Ruang lingkup nota kesepahaman ini meliputi penelitian dan pengembangan penggunaan aplikasi teknologi informasi untuk kegiatan perancangan dan pembuatan peralatan pengukur ketinggian air di permukaan landas pacu (runway). Kemudian, pemasangan dan uji coba peralatan, dan penyediaan tenaga ahli dalam rangka penelitian. Jangka waktu nota kesepahaman ini dalam kurun waktu 1 (satu) tahun.

Rektor Undip Prof Yos Johan Utama merasa senang karena MoU tersebut searah dengan visi misi Undip sebagai universitas riset. Selain itu, menyangkut keselamatan orang banyak. “Kolaborasi antara Undip, KNKT, dan Angkasa Pura I ini diwujudkan dalam bentuk penelitian dan pengembangan penggunaan aplikasi teknologi, pemasangan dan uji coba peralatan, dan penyediaan tenaga ahli dalam rangka penelitian,” tandasnya. (tsa/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here