Kades Jangan Takut Gunakan Dana Desa

106
SEPAKAT: Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo dan Bupati Temanggung Bambang Sukarno menandatangani kerjasama pencegahan, pengawasan dan penanganan permasalahan dana desa (DOK HUMAS POLRES TEMANGGUNG).
SEPAKAT: Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo dan Bupati Temanggung Bambang Sukarno menandatangani kerjasama pencegahan, pengawasan dan penanganan permasalahan dana desa (DOK HUMAS POLRES TEMANGGUNG).

TEMANGGUNG—Bupati Temanggung Bambang Sukarno dan Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo menandatangani kerjasama pencegahan, pengawasan dan penanganan permasalahan dana desa di Pendopo Pengayoman, Jumat (3/11). Kerjasama ini merupakan langkah lanjutan dari kesepakatan kerjasama antara Kapolri Jenderal Polisi M Tito Karnavian bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo tentang pengawasan penggunaan dana desa.

Di hadapan Forkompimda, Kapolsek Jajaran Polres Temanggung, Danramil, Bhabinkamtibmas, para Kades serta organisasi perangkat desa, Maesa berharap para kades dan perangkat desa tidak takut dengan adanya pengawasan dari polisi. Yang terpenting, para kades menggunakan anggaran sesuai aturan dan transparan.

“Jangan takut, apabila ada anak buah saya yang melakukan pemerasan, langsung laporkan, dan akan saya tindak lanjuti,” ungkapnya.

Bambang Sukarno menambahkan, berdasarkan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), hingga saat ini tidak ada temuan pelanggaran penggunaan dana desa di Kabupaten Temanggung. Ia berpesan kepada para kades agar mengelola dana desa sebaik-baiknya. “Alhamdulillah di Kabupaten Temanggung tidak ada temuan BPK terkait dana desa, tingkatkan terus kerjasama maupun koordinasi antar aparatur desa dengan penegak hukum,” ujarnya. (*/jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here