Gus Mus: Berlebihan Itu Tidak Baik

235
MENYEJUKKAN: KH Mustofa Bisri alias Gus Mus saat memberikan tausiah dalam pengajian akbar kegiatan perdana rangkaian Hari Jadi ke-183 Kabupaten Temanggung di Pendopo Pengayoman, Kamis (2/11) malam (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU).
MENYEJUKKAN: KH Mustofa Bisri alias Gus Mus saat memberikan tausiah dalam pengajian akbar kegiatan perdana rangkaian Hari Jadi ke-183 Kabupaten Temanggung di Pendopo Pengayoman, Kamis (2/11) malam (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU).

TEMANGGUNG—KH Mustofa Bisri (Gus Mus) meminta warga Temanggung untuk bersikap sewajarnya atau tidak boleh berlebihan dalam hal apapun. “Jangan berlebihan, sikap berlebihan itu tidak bagus,” pesan Gus Mus saat memberikan tausiah pada pengajian akbar kegiatan perdana rangkaian Hari Jadi ke-183 Kabupaten Temanggung di Pendopo Pengayoman, Kamis (2/11) malam.

Pengasuh Pondok (Ponpes) Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh Rembang itu mengingatkan, “Pokoknya, apapun kalau berlebihan tidak baik. Misal makan dan minum berlebihan bisa sakit, berpakaian atau mengenakan perhiasan berlebihan bisa dianggap orang tak waras, suka atau benci berlebihan juga tidak bagus.”

Gus Mus meminta untuk bersikap wajar-wajar saja. “Pokoknya yang wajar-wajar saja. Ibadah berlebihan juga tidak bagus. Misal, pejabat (bupati, camat, atau lurah) yang merupakan abdi masyarakat, warganya butuh ketemu untuk urusan pemerintahan, mosok tidak ditemui, gara-gara sedang ibadah,” ucap Gus Mus yang disambut gelak tawa jamaah yang hadir.

Mustasyar PBNU dalam pengajian kemarin juga menekankan pentingnya menunaikan zakat. Menurut Gus Mus, pada hakikatnya berzakat merupakan kebutuhan kita sendiri, bukan orang lain. Dengan zakat, kita bisa membantu sesama, sekaligus untuk berinvestasi akhirat.

“Tadi saya menyimak, Pengurus Badan Amil Zakat (BAZ) Temanggung telah mentasarufkan dana Rp 3 miliar. Dana Rp 3 miliar tersebut, 99 persen berasal dari PNS. Lalu, bagaimana yang dari non-PNS? Apakah pengurus BAZ yang kurang bergerak sosialisasi ke bawah?” tanya Gus Mus.

Sekda Kabupaten Temanggung Bambang Arrochman selaku Pembina BAZ setempat melaporkan, total tasyaruf akbar 2017 BAZ Kabupaten Temanggung sebanyak Rp 3 miliar. Laporan disampaikan oleh Asisten Pemerintahan Setda Temanggung, Suyono mewakili Bambang.

“Dari total tasyaruf tersebut, paling tinggi untuk program beasiswa tuntas SLTA, dengan jumlah penerima 308 anak, dengan nominal bantuan senilai Rp1,2 miliar. Kemudian, peduli papan sebanyak 63 orang dengan nilai Rp 495,25 juta dan peduli pendidikan Rp 298,9 juta,” beber Suyono. (san/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here