Dua Pelaku Curas Diringkus

184
DIRINGKUS: Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP M Dahyar, saat menunjukan tersangka curas dan barang bukti, saat gelar perkara pencurian dan kekerasan di Mapolres Pekalongan (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
DIRINGKUS: Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP M Dahyar, saat menunjukan tersangka curas dan barang bukti, saat gelar perkara pencurian dan kekerasan di Mapolres Pekalongan (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KAJEN – Kepolisian Resor Pekalongan melalui Sat Reskrim, akhirya berhasil mengungkap dan menangkap dua pelaku tindak pidana pencurian yang di sertai dengan kekerasan (curas) yaitu M Seto Wiharjo Alias Tolib, 18, dan Anwarudin Alias Udin, 24, keduanya warga Desa Pekiringan Alit, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Bahkan kedua pelaku ini tidak segan untuk melukai korbanya, dengan memilih korbannya para wanita yang dianggap lemah, dan bepergian seorang diri atau denga anak kecil, yang ketika dirampas barangnya tidak berani melawan.

Dari hasil pemeriksaan petugas dan hasil keterangan kedua Pelaku, bahwa pelaku telah melakukan tindak pidana Pencurian yang di sertai dengan kekerasan di banyak lokasi dan waktu yang berbeda, khususnya pada malam hari.

Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP M Dahyar, Jumat (3/11) mengungkapkan bahwa salah satu korbannya seorang wanita, yang bernama Siti Asiyah, 43, warga Desa Kalijambe, Kecanatan Sragi, pernah dirampas tasnya  yang berisi dompet warna coklat, sehingga kehilangan uang Rp 1,5 juta, handphone, dan surat penting lainnya,

“Seperti pada kejadian yang kedua, dengan korbannya dua orang wanita yang sedang mengendarai kendaraan bermotor, dari tangan korbannya kedua pelaku berhasil merampas dan mengambil tas yang berisi KTP, ATM, buku tabungan, uang tunai Rp 200.000  serta Handphone, dan selalu disertai dengan kekerasan,” ungkap AKP M Dahyar.

AKP M Dahyar  juga mengatakan bahwa modus kedua pelaku adalah dengan cara jalan-jalan mencari sasaran dengan mengendarai sepeda motor.  Setelah bertemu Korbannya, selanjutnya kedua Tersangka memepet Korban, dan melakukan penjambretan atau menarik paksa tas milik Korban. Jika korban melawan, kedua tersangka tak segan melukai dengan senjata yang dibawanya, hingga korban merasa ketakutan, atau melukai korban hingga tidak berdaya, dan tidak berani melawan.

Menurutnya dari hasil pemeriksaan kedua pelaku mengakui semua perbuatannya. Adapun untuk hasil tindak kejahatannya berupa uang, digunakan pelaku untuk makan, pergi ketempat hiburan karaoke serta minum-minuman keras di Kebonsuwung Karanganyar, dan digunakan untuk membeli jam tangan. “Para tersangka ini, akan dijerat dengan  Pasal 365 ayat (1), dan ayat (2) ke-2, dengan ancaman pidana penjara, paling lama dua belas tahun,” kata AKP M Dahyar.

Sementara itu, salah satu tersangka Anwarudin Alias Udin mengaku bahwa kejahatan pencurian dengan kekerasan sudah dilakukan lebih dari tiga bulan, dan dirinya sudah sering keluar masuk penjara.“Uangnya untuk makan sehari-hari, tapi kalau hasilnya banyak ya untuk hiburan di lokalisasi Kebunsuwung,” jelas Anwarudin Alias Udin. (thd/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here