DPR Berharap Kemenkeu Transparan

149
MUJAHADAH : Anggota DPR dari Fraksi PKB Fathan Subchi bersama Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, Ustadz Yusuf Mansyur, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri saat mujahadah dalam Majlis Dzikir di Ponpes Girikusumo, Mranggen (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang).
MUJAHADAH : Anggota DPR dari Fraksi PKB Fathan Subchi bersama Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, Ustadz Yusuf Mansyur, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri saat mujahadah dalam Majlis Dzikir di Ponpes Girikusumo, Mranggen (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang).

DEMAK- Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Fathan Subchi meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) agar transparan dalam rekruitmen calon pegawai negeri sipil (CPNS). Dengan transparansi, maka tidak akan menuai polemik seperti sekarang ini. Seperti diketahui, rekruitmen CPNS di Kemenkeu memunculkan polemik lantaran diduga ada peserta dengan nilai tinggi namun tidak lolos. Sedangkan, yang nilainya lebih rendah justru lolos. Padahal, mereka mendaftar dengan jalur dan kualifikasi jabatan yang sama.

“Kita minta Kementerian Keuangan transparan dan lebih profesional dalam rekruitmen CPNS ini. Mestinya, nilai tinggi yang lolos sesuai hasil seleksi,” ujar Fathan Subchi selaku Kapoksi Komisi XI Fraksi PKB DPR disela menghadiri mujahadah di Ponpes Giri Kusumo Mranggen,  yang diasuh KH Munif Zuhri tersebut.

Mujahadah tersebut dihadiri langsung Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Ustadz Yusuf Mansyur. Ribuan jamaah juga turut bermujahadah.

Menurut Fathan, persoalan sumber daya manusia (SDM) itu penting, termasuk dalam seleksi di Kementerian Keuangan. Dengan demikian, hasil atau proses seleksi tidak bisa dibuat main main dalam memutuskannya. Sebab, akan berpengaruh terhadap kualitas dan kinerja Kementerian itu sendiri.

“Komisi XI sebagai mitra Kemenkeu akan mengawasi rekruitmen CPNS itu hingga tuntas,”kata wakil rakyat dari dapil 2 Jateng meliputi, Demak, Kudus dan Jepara ini.

Seperti diberitakan harian Jawa Pos, pada Jumat (3/11) Ombudsman RI (ORI) telah meminta rekruitmen CPNS di Kemenkeu dihentikan terlebih dulu. Itu terkait munculnya indikasi pelamar yang nilainya lebih rendah  lolos mengalahkan pelamar yang nilianya lebih tinggi. (hib/sct/zal))

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here